Selasa, 31 Mei 2011

Quo Vadis Pancasila?

Cita-cita Nasional merupaka cita-cita Proklasmasi Kemerdekaan Indonesia, yakni mewujudkan tatanan masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Ini berarti bahwa setiap individu Warga Negara Indonesia berkewajiban membiasakan diri merealisasikan cita-cita proklamasi tersebut. Setiap Warga Negara Indonesia berkewajiban turut serta membantu penegakaan pemerintah yang melindungi dan memperjuangkan hak-hak serta kepentingan rakyat.

Quo vadis Pancasila? Kalau kebijakan pemerintah justru berdampak pada perampasan hak-hak rakyat miskin secara ekonomi maupun pengetahuan. Pengalihan hak tanah rakyat untuk perusahaan asing. Perluasan lahan karet dan sawit sangat sederhana dari segi teknik itu pun banyak lahan kita yang dikuasai perusahaan asing. Dan banyak kekayaan alam Indonesia dikuasai oleh perusahaan asing. Kapan rakyat kita diajari menjadi bangsa yang mandiri? Kalau mereka hanya dijadikan obyek penderita dalam percaturan politik untuk mendapatkan kekuasaan. Dan setelah kekuasaan itu didapat, masih banyak rakyat yang menjadi korban dari kebijakan pemerintah yang menguntungkan pihak asing dan selalu kalah bila ada permasalahan dengan perusahaan dan para pemilik modal besar di negeri kita ini. Kapan rakyat yang sudah miskin dan berpendidikan rendah itu mendapat pembelaan dari Negara tempat mereka berlindung? Kapan mereka kita jadikan partner yang seimbang untuk mewujudkan cita-cita Nasional?

Tanggal 1 Juni 1945 adalah lahirnya Pancasila yang telah dirumuskan oleh para proklamator Bangsa Indonesia. Pancasilah menjadi ideologi, dasar negara, pandangan hidup dan falsafah bangsa Indonesia dalam hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara di dalam segala aspek kehidupan. Sungguhkah sekarang seluruh Warga Negara Indonesia dan terutama pemerintah dan aparatur negara benar-benar menjaga nilai-nilai Pancasila dalam sejarah perjuangan Bangsa Indonesia? Ini menjadi refleksi kita semua sebagai Warga Negara Indonesia. Tanggal 1 Juni 2011 ini kita peringati 66 tahun lahirnya Pancasila dengan lambang Burung Garuda sebagai roh pemersatu bangsa Indonesia. Memang pernah ada sejarah yang membingungkan banyak rakyat Indonesia tentang Pancasila sebagai alat pelanggengan kekuasaan di masa orde baru. Namun itu bukan nilai Pancasilanya yang salah, tapi ada orang-orang yang duduk di pemerintahan yang melakukan kesalahan, seperti korupsi, KKN, pelanggaran HAM dan lain-lain. Jadi nilai-nilai Pancasila tidak salah, dan tidak sepantasnya setelah pemerintahan ordebaru memangkas nilai-nilai Pancasila yang menjadi ideologi bangsa ini dari praktek hidup berbangsa dan bernegara di Indonesia ini. Karena Pancasila inilah yang menjadi rohnya Indonesia tetap bersatu meskipun berbeda agama, suku dan adat istiadat. Dan negara lain pun banyak yang kagum dengan adanya dasar Pancasila di Indonesia ini. Contohnya seperti yang diungkapkan Presiden AS Barack Obama ketika memberikan kuliah di UI waktu kunjungan ke Indonesia.

Tanggal 1 Juni 2011 ini, mari seluruh Warga Negara Indonesia terutama pemerintah dan aparatur negara, merefleksikan kembali betapa pentingnya nilai-nilai Pancasila. Mari kita hargai para pejuang kemerdekaan bangsa kita dengan tetap menjaga dan melanjutkan nilai-nilai Pancasila dalam segala bidang kehidupan, terutama bidang pendidikan guna menanamkan nilai-nilai Pancasila secara utuh untuk peserta didik dari TK, SD, SMP, maupun Perguruan Tinggi. Sehingga generasi muda bangsa Indonesia tidak masuk aliran dan ideologi yang salah, seperti terorisme, kaum radikalisme, dan aliran-aliran sesat yang menekankan fanatik sempit, yang bisa menhancurkan dan merongrong persatuan dan kesatuan Negara Republik Indonesia.

Mari kita jaga nilai-nilai toleransi, gotong-royong, musyawarah, saling menghargai dan menghormati sesama kita baik yang seagama maupun berbeda agama, baik satu suku maupun berbeda suku, baik sebagai sesama warga negara Indonesia maupun sesama kita dari negara lain. Dalam persaingan global pun kita tetap jaga nilai-nilai Pancasila sebagai ideologi, dasar, pandangan hidup, dan falsafah Negara Republik Indonesia. Maka sebagai warga negara Indonesia, apa lagi pemerintah dan aparatur negara akan salah besar jika tidak menjaga Pancasila dan menanamkan nilai-nilai Pancasila secara memadai kepada generasi penerus bangsa, terutama kepada para pelajar dan mahasiswa di seluruh pelosok tanah air Indonesia, maupun yang sekolah atau kuliah di luar negeri. Apa lagi yang kuliah di luar negeri, sangat berbahaya bila pulang ke Indonesia lupa akan nilai-nilai Pancasila, karena mereka bisa membawa ideologi baru yang mereka bawa dari negara asing. Maka peringatan Pancasila tanggal 1 Juni 2011 sebagai dasar negara, ideologi, pandangan hidup, dan falsafah bangsa Indonesia, perlu pemerintah memikirkan kembali menata ulang kurikulum sistem pendidikan nasional yang memasukkan Pendidikan Moral Pancasila kedalam pelajaran pokok dan di jadikan Ujian Nasional. Sebab Moral Pancasila mutlak dimiliki oleh seluruh rakyat Indonesia, apa lagi oleh generasi penerus dan para calon pemimpin di Negara Kesatuan Republik Indonesia ini.

Rabu, 18 Mei 2011

ARAH DASAR PASTORAL KEUSKUPAN AGUNG JAKARTA TAHUN 2011-2015

Gereja Keuskupan Agung Jakarta bercita-cita menjadi Umat Allah yang, atas dorongan dan tuntunan Roh Kudus, semakin memperdalam imannya akan Yesus Kristus, membangun persaudaraan sejati dan terlibat pelayanan kasih di tengah masyarakat.

Dilandasi oleh spiritualitas Gembala Baik dan pelayanan yang murah hati, ditopang oleh tata penggembalaan partisipatif dan transformatif, seluruh umat Keuskupan Agung Jakarta berkehendak untuk menyelenggarakan pelbagai kegiatan dalam rangka menghayati dan meneruskan nilai-nilai Injili, ajaran dan Tradisi Gereja Katolik dan melibatkan diri dalam berbagai permasalahan sosial, terutama kemiskinan, kerusakan lingkungan hidup serta intoleransi dalam hidup bersama.

Rencana kegiatan dan keterlibatan itu dilaksanakan dengan mengembangkan tata layanan pastoral berbasis data; memberdayakan komunitas teritorial lingkungan dan komunitas kategorial menjadi komunitas beriman yang bertumbuh dalam persaudaraan dan berbuah dalam pelayanan kasih; menggerakkan karya-karya pastoral yang kontekstual; menggiatkan kerasulan awam; serta menjalankan kaderisasi dan pendampingan berkelanjutan bagi para pelayan pastoral.

Semoga Bunda Maria, Bunda Gereja, meneguhkan iman, harapan dan kasih kita, agar kita semua, bersama Para Kudus Pelindung kita, dengan tulus dan gembira berjalan bersama mewujudkan cita-cita kita.


DOA ARAH DASAR PASTORAL KEUSKUPAN AGUNG JAKARTA TAHUN 2011-2015
Allah Bapa yang Maha baik, kami mengucap syukur kepada-Mu atas kesetiaan-Mu mendampingi kami dalam gerak langkah umat-Mu di Keuskupan Agung Jakarta sselama ini.
Kami bersyukur pula atas Arah Dasar Pastoral KAJ yang baru, yang dapat kami jadikan tuntunan dalam peziarahan kami selanjutnya hingga tahun 2015 nanti.
Bantulah kami, dalam keluarga, komunitas, lingkungan, wilayah dan paroki untuk terus berusaha memahami dan mengupayakan terwujudnya Arah Dasar Patoral ini, dalam kehidupan sehari-hari.
Yesus, Tuhan dan Guru kami, bimbinglah kami untuk terus bertekun: memperdalam dan menghayati iman akan Dikau, meneladan Engkau sebagai Gembala yang Baik semakin murah hati dan dengan rendah hati giat melibatkan diri dalam berbagai permasalahan sosial di sekitar kami terutama kemiskinan, kerusakan lingkungan hidup dan intoleransi.
Ya Roh Kudus, kobarkan semangat kami unntuk menjadikan setiap orang dan seluruh alam ciptaan saudara kami, untuk semakin ramah, rela menyapa, memelihara, giat saling membantu dalam lingkungan dan mayarakat kami. Jadikan kami umat-Mu yang mau berbagi dengan tulus hati.
Bersama Bunda Maria, Bunda Gereja dan para kudus pelindung kami, kami persembahkan doa, cita-cita, harapan, niat dan upaya kami kepada-Mu dengan pengentaraan Yesus Kristus Putera-Mu, Tuhan, Gembala dan Penyelamat kami. Amin.

Kamis, 14 April 2011

LORD, TEACH US TO PRAY

LORD, TEACH US TO PRAY
Every so often in Sacred Scripture we are confronted with the words of the Lord urging people to pray …
Jesus is the Way, the Truth and the Life to every one who disires to pray.
He not only gave us precepts and counsels regarding prayer, but He also gave us the best and most complete prayer, the “Our Father”.
Jesus has us address God as Father to remind us theat we are His children … Jesus remind us that God is the Father of all humankind; therefore, we are all brothers and sisters and we must love one another…
Jesus showed us the necessity of prayer… “Watch and pray that you may not undergo the test.” (Mk.14:38). “Then He told them to pray always without becoming weary.” (Lk.18:1).
Jesus showed us the efficacy and the value of prayer. “Suppose one of you has a friend to whom He goes at midnight and says, ‘Friend, lend Me three loaves of bread, for a friend of mine has arrived at my house from a journey and I have nothing to offer him’ and says in reply from within, ‘Do not brother me; the door has already in bed. I can not get up to give you anything.’ I tell you, if he does not get up to give him the loaves because of their friendship, he will get up to give him whatever he needs because of his persistence.”
“And I tell you, ask and you will receive; seek and you will find; knock and the door will be opened to you. For everyone who asks, receives; and the one who seeks, finds; and the one who knocks, the door will be opened. What father among you would hand his son a snake when he asks for fish? Or hand him a scorpion when he asks for an egg? If you then, who are wicked, know how to give good gifts to your children, how much more will the Father in heaven give the Holy Spirit to those who ask him?” (Lk.11:5-13)
Jesus established the conditions for prayer.
Humility: “Two people went up to the temple area to pray; one was a Pharisee, the other was tax collector. The Pharisee took up his position and spoke this prayer to himself, ‘O God, I thank you that I am not like the rest of humanity-greedy, dishonest, adulterous- or even like this tax collector. I fast twice a week, and I pay tithes on my whole income.’ But the tax collector stood off at distance and would not even raise his eyes to heaven but beat his breast and prayed, ‘O God, be merciful to me a sinner.’ I tell you, the latter went home justified, not the former; for every one who exalts himself will be humbled, and the one who humbles himself will be exalted.” (Lk.18:10-14).
Faith: “Amen, I say to you, if you have faith the size of the mustard seed, you will say to this mountain, ‘Move from here to there, ‘and it will move. Nothing will impossible for you.” (Mt. 17:20). Whatever you ask for in prayer with faith, you will receive.” (Mt. 21:22).
Perseverance: “There was a judge in a certain town who neither feared God nor respected any human being. And a widow in that town used to come to him and say, ‘Render a just decision for me aginst my adversary.’ For a long time the judge was unwilling, but eventually he thought, ‘While it is tru that I neither fear God nor respect any human being, because this widow keeps bothering me I shall deliver a just decision for her lest she finally come and strike me.’ The Lord said, ‘Pay attention to what the dishonest judge says. Will not God then secure the rights of his chosen ones who call out to him day and night? Will he be slow to answer them?’” (Lk. 18:2-7).
Our power is prayer…

Rabu, 13 April 2011

Arah Dasar Pembinaan Iman Anak Gereja Katolik Indonesia 2006-2016

Arah Dasar Pembinaan Iman Anak Gereja Katolik Indonesia 2006-2016

A. PENDAHULUAN

1. Pada awal milenium ini, Gereja Katolik Indonesia telah menyelenggarakan Sidang Agung Gereja Katolik Indonesia (SAGKI). Hasil Sidang Agung Gereja Katolik Indonesia disahkan oleh KWI menjadi kebijakan pastoral Gereja Katolik Indonesia. SAGKI 2000 bertema: “Memberdayakan Komunitas Basis Gerejawi dan Insani.” SAGKI 2005 bertema: “Bangkit dan Bergeraklah! Gereja Membentuk Keadaban Publik Baru bangsa.”

2. Seiring dengan kebijakan itu, Komisi, Lembaga, Sekretariat, Departemen (KLSD) KWI sebagai perangkat KWI juga berusaha mengembangkan budaya kerjasama (korporatif) dengan mengedepankan kerjasama lintas-KLSD maupun lembaga-lembaga terkait lainnya. Misalnya pertemuan untuk mencari penegasan Arah Dasar Pembinaan Iman Anak Gereja Katolik Indonesia Masa Kini, yang terselenggara di Wisma Samadi Klender – Jakarta, tanggal 21 – 24 Juni 2006, terjadi atas kerjasama Komisi Kateketik KWI, Komisi Keluarga KWI, Karya Kepausan Indonesia dan Direktorat Jendral Bimbingan Masyarakat Katolik – Departemen Agama Republik Indonesia.

3. Usaha pembentukan habitus baru dan budaya kerjasama menuntut pertobatan (metanoia). Pertobatan itu mencakup perubahan sikap dan tindakan yang merupakan gerakan pembaruan menuju keadaban publik baru bangsa.

4. Tujuan kebijakan pastoral itu hanya dapat dicapai bila dimulai dengan pembinaan iman anak sejak dini.

5. Berdasarkan kenyataan diatas dan didukung pula oleh sharing pengalaman peserta Pertemuan Mencari Arah Dasar Pembinaan Iman Anak Gereja Katolik Indonesia Masa Kini, maka diperlukan penegasan bersama arah dasar pembinaan iman anak Gereja Katolik Indonesia masa kini.

B. PEMBINAAN IMAN ANAK

6. Anak sebagai subyek.

Anak sebagai pribadi yang berharga dan unik adalah subyek pembinaan. Maka anak harus menjadi fokus reksa pastoral. Yang dimaksud dengan anak disini adalah anak usia dini dan usia Sekolah Dasar (0 – 12 tahun).

7. Anak dalam tahap-tahap pembinaannya.

Dalam usaha pembinaan iman anak, kita harus memperhatikan tahap-tahap perkembangan anak sesuai dengan karakteristik dan konteks sosial budayanya. Perlu kiranya diperhatikan faktor-faktor yang berpengaruh secara dominan dalam perkembangan anak yakni: keluarga, sekolah, teman sebaya dan kemajuan teknologi khususnya media.

8. Keluarga

Keluarga adalah Gereja Rumah Tangga (Ecclesia Domestica), tempat penyemaian dan pengembangan iman anak untuk menjadi manusia seutuhnya. Anak dihantar dan dibimbing ke arah iman dewasa (ada keseimbangan antara pengetahuan dan penghayatan iman). Oleh karena orangtua adalah mitra Allah dalam karya penciptaan manusia baru, maka harus menjadi pembina utama dan pertama serta tak tergantikan, melalui kesaksian dan keteladanan hidup kristiani sejati yang diwujudkan dengan pemberian kasih sayang yang tulus, adil dan arif bijaksana (bdk.LG 11; GE 3; FC 50).

9. Pembina iman anak

Pembina iman anak yang utama dan pertama adalah orangtua. Dalam pelaksanaannya, orangtua bekerja sama secara sinergis dan seimbang dengan para pembina iman anak di sekolah, di paroki dan di masyarakat. Pembina iman anak harus memperhatikan martabat dan hak-hak anak.

10. Hirarki

Hirarki sebagai penanggungjawab reksa pastoral Gereja mempunyai kewenangan dan kewajiban untuk membimbing, mengarahkan dan mendukung sepenuhnya reksa pastoral pembinaan iman anak. Tanggungjawab hirarki dalam reksa pastoral pembinaan iman anak terungkap dalam dokumen-dokumen Gereja universal dan partikular, antara lain:

a. Dokumen-dokumen Konsili Vatikan II, Lumen Gentium art.11, Gaudium et Spes art. 50, Gravissimum Educationis art.3.

b. Catechesi Tradendae, art. 36

c. Familiaris Consortio, art.50

d Kitab Hukum Kanonik 1983, Kan.867.

e. Pedoman Gereja Katolik Indonesia 1995.

f. Hasil SAGKI 2000 yang dikukuhkan Sidang KWI 2000.

g. Hasil SAGKI 2005 yang dikukuhkan Sidang KWI 2005.

C. METANOIA

11. Demi tercapainya pembinaan iman anak yang seutuhnya dan sepenuhnya, diperlukan perubahan-perubahan (metanoia) dalam diri anak dan pelaku reksa pastoral.

a. Anak: menyadari dirinya sebagai subyek yang bertumbuh dan berkembang secara manusiawi dan kristiani serta inklusif sesuai tahap-tahap perkembangan yang dilaluinya.

b. Keluarga/Orangtua: menyadari bahwa keluarga adalah Gereja Rumah Tangga, yang berperan sebagai pembina utama dan pertama.

c. Wali Baptis: meningkatkan tanggungjawabnya dalam proses perkembangan iman anak baptis.

d. Gereja/Komunitas: lebih inklusif dan peduli pada pembinaan iman anak, terutama yang terlantar dalam pembinaan imannya.

e. Hirarki: lebih mendengarkan, melaksanakan dan meningkatkan mutu reksa pastoral sesuai ajaran Gereja.

f. Fasilitator/Para Pembina Iman Anak: membaharui diri terus menerus sebagai saksi Kristus sejati secara aktif-partisipatif.

g. Lembaga-Lembaga Reksa Pastoral: semakin meningkatkan kerjasama dengan membentuk jejaring yang sinergis.

D. REKOMENDASI

12. Dalam rangka sosialisasi dan realisasi arah dasar pembinaan iman anak, peserta pertemuan ini menyampaikan rekomendasi-rekomendasi kepada:

a. KWI

Mohon dukungan sepenuhnya serta kesediaan KWI dalam menindak-lanjuti hasil pertemuan pembinaan iman anak ini, dalam kerjasama lintas KLSD dan KKI demi masa depan Gereja dan bangsa.

b. Uskup Setempat

Mohon dukungan sepenuhnya dalam menindaklanjuti hasil pertemuan ini, dengan memfasilitasi pembinaan iman anak dan memasukkannya dalam program kerja Keuskupan serta mendorong Komisi-Komisi Keuskupan, Pastor Paroki untuk bekerjasama dan terlibat dalam upaya pembinaan iman anak.

c. KomKat, KomKel, KomDik, KomLit KWI, LBI dan KKI

Mohon agar membuat program kerja terpadu dalam pembinaan iman anak, dengan memperhatikan aspek-aspek perutusan dan kerjasama yang sinergis.

d. Ditjen Bimas Katolik

Mohon meningkatkan komitmen dalam pembinaan iman anak serta dukungan dana dan sarana, demi kemajuan bangsa dan negara.

Jakarta, 24 Juni 2006

PARA PESERTA PERTEMUAN PEMBINAAN IMAN ANAK GEREJA KATOLIK INDONESIA

Komisi Kateketik KWI
Komisi Keluarga KWI
Karya Kepausan Indonesia
Ditjen Bimas Katolik

Selasa, 01 Februari 2011

Kisi-kisi Katolik 2011

Memahami diri sebagai laki-laki atau peremuan yang memiliki ruparupa kemampuan dan keterbatasan agar dapat berelasi dengan sesame dan lingkunganya dengan meneladani Yesus Kristus yang mewartakan Bapa dan Kerajaan-Nya Memahami dan menyadari pribadinya diciptakan sebagai citra Allah yang tumbuhan dan berkembang bersama orang lain Manusia sbg ciri Allah Menyebutkan perbedaan antara manusia dengan ciptaan Tuhan lainya
1. Pengertian manusia sebagai Citra Allah berdasarkan kutipan Kej. 1:26-2:17
2. Menyebutkan tugas manusia sebagai Citra Allah menurut kutipan Kej 1:29-30
3. Memahami bahwa manusia diciptakan sebagai perempuan atau laki-laki dan dipanggil untuk mengembangkan kesederajatan dalam hidup sehari-hari Aku diciptakan sebagai laki-laki juga sebagai perempuan.
Menguraikan secara garis besar siri-ciri sebagai perempuan atau laki-laki.
4. Menyebutkan contoh penghayatan seksualitas yang keliru dikalangan remaja
5. Memahami arti dan tujuan persahabatan sehingga dapat membangun persahabatan yang sejati dengan sesame.
Persahabatan
Mengungkapkan nilai-nilai yang terkandung dalam persahabatan antara daud dan Yhonathan dalam I sam 20: 1-43
6. Perdahabatan sejati Menjelaskan pandangan kristiani tentang makna persahabatan sejati berdasarkan kutipan Sir 6:5-17 dan Yoh 15:13-15
7. Memahami diri sebagai laki-laki atau perempuan yang memiliki rupa-rupa kemampuan dan keterbatasan agar dapat berelasi dengan sesame dan lingkunganya dengan meneladani Yesus Kristus yang mewartakan Bapa dan Kerajaan-Nya Menyadari bahwa pertumbuhan dan perkembangan dirinya tdak dapat lepas dan sesame disekitarnya sehingga terpanggil untuk bekerja sama dan menghargai sesame Aku ditengah keluarga
Menyebutkan peran orang tua & saudara-saudara dalam keluarga bagi perkembangan dirinya
8. Menyebutkan sikap yang perlu dikembangakan sebagai wujud kasaih dalam keluarga. Khususnya orang tua. Berdasarkan Firman Allah ke 4 “Hormatilah Ayah dan Ibumu” (Kel 20:12. Ef 6:1-3)
9. Memahami berbagai sifat dan sikap Yesus Kristus sehingga dapat meneladani dan menerapkanya dalam kehidupan sehari-hari
Yesus rela berkornban
Menjelaskan tentang perlunya keberanian berkorban seperti dilukiskan dalam Yoh 10: 11-15
10. Sengsara dan Wafat Yesus Menceritakan kisah Yesus yang rela menderita dan wafat demi memperjuangkan nilai-nilai Kerajaan Allah seperti dikisahkan dalam Luk 23: 26-49.
11. Memahami pribadi Yesus Kristus dan konsekuensi perjuanganNya didalam kehidupan menggereja
Memiliki pengetahuan dasar tentang pribadi Yesus Kristus sehingga meerala da[at bercermin pada pribadi Yesus Kristus dalam hidup sehari-hari. Yesusu sebagai Allah dan sebagai manusia
Menyebutkan cirri-ciri manusia dan cirri-ciri Allah.
12. Menyebutkan kutipan Kitab suc yang menunjukan bahwa Yesus sunguh manusia
13. Yesus memanggil murid-muridnya
Menjelaskan cara syarat-syaat mengikuti Yesus
14. Memahami peristiwa panggilan dan pengutusan Yesus Kristus kepada murid-muridnya sehingga terdorong untuk mengikuti Yesus Kristus dalam hidupnya sehari-hari Hidup dalam persekutuan Menjelaskan cara hidup murid-murid Yesus dalam persekutuan sebagaimana dikisahkan dalam Kis 4:32-37
15. Yesus ,emgutus para murid Menjelasakn siakap-sikap yang dituntut dari para murid dalam melaksanakan tugas perutusan
16. Teladan Bunda Maria Menyebutkan bentuk-bentuk pnghormatan kepada Maria
17. Menjelaskan ketaatan dan kepasrahan Maria terhadap kehendak Allah seperti digambarkan dalam kutipan Luk 1:26-28 dan Mat 12:46-50
18. Memahami pribadi yesus Kristus dan konsekuensi pejuanganNya dalam upaya mengikuti mewujudkan nilai-nilai perjuanganNya dalam kehidupan menggereja Memahami Roh Kudus sebagai daya hidup setiap orang dalam mengembangkan sidup bersama sebagai murid-murid Yesus.
Yesusu Mengutus Roh Kudus
Mencritakan kembali kisah kehadiran Roh Kudus atas para rosul dalm peristiwa Pantakosta sebagaimana diceritakan dalam Kis 2:33
19. Menjelaskan pengaruh daya Roh Kudus dalam diri para rasul
20. Gereja sebagai sebuah persekutuan
Menyebutkan umat gereja perdana seperti dikisahkan dalam Kis 2:41-47
21. Memahami gereja sebagai tanda dan sarana penyelamat (sakramen) bagi semua orang Sakramen pada umumnya Menyebutkan tujuh sakremen dalam Gereja Katolik
22. Menjelaskan aspek-aspek simbolis dalam sakremen antropologis, kristologis, dan sosiologis. Eklesiologis
23. Memahami macam-macam sakramen inisiasi beserta konsekuensinya dalam hidup menggereja Sakramen Ekaristi Menjelaskan maksa perayaan Ekaristi sebagai sumber dan puncak hidup Gereja
24. Menyebutkan apa yang perlu dikembangakan dalam mengikuti perayaan sakramen Ekaristi
25. Sakramen Krisma Menjelasakan makna sakremen Krisma sebagai symbol pelantiakan
26. Memahami sakramen tobat sebagai tanda dan sarana rekonsilidasi (perdamaian) antara manusia dengan Allah san manusia dengan sesamanya Sakramen Tobat Menjelaskan pemahaman tentang dosa.
27. Menjelasakan sikap Allah yang Maha Rahim yang menantikan manusia untuk bertobat seperti dikisahkan dalam Luk 15:11-32
28. Sakramen Tobat Menjelasakan arti tobat dan hasil pertobatan
29. Kary a pelayanan Gereja Menjelaskan empat bidang pelayanan Gereja: Liturgi, Diakonia, Koinonia, dan Kergma.
30. Memahami dan melaksanakan nilai-nilai Kerajaan Allah dalam hidup beriman di tengah jemaat dan masyarakat sesuai dengan yang duwartakan YesusKristus dalam rangka membangun kehidupan masa depan lebih baik Memahami bentuk-bentuk pelayanan Gereja dalam upaya mewujudkan karya penyelamatan Allah. Sehingga terdorong untuk melibatakan diri secara aktif. Allah berkehendak menyelamatkan semua orang. Menciptakan macam-macam tanda cinta Allah bagi keselamatan manusia (Kej 6:9-22. 7:1-24. ; Yos 3: 1-17
31. Memahami kehendak Allah untuk menyelamatkan semua orang yang perlu ditanggapi dengan beragama dan beriman Menjelaskan peran Yesus Kristus sebagai wujud nyata kasih Allah bagi keselamatan manusia (Luk 2:10; Kis 4: 12; Ibr 2:10; Kol 1:15)
32. Beragama Merumuskan pengertian agama dan hidup beragama
33. Mengungkapkan hal-hal yang perlu diperbaiki dalam hidup beragamanya
34. Memahami arti dan nilai hidup beriman kristiani beserta konsekuensinya sehingga berusaha untuk mengembangkan dirinya dalam kebersamaan Beriman Menjelaskan aspek-aspek beriman Kristiani
35. Beriman Kristiani Menceritakan pengalaman hidup seseorang (misalnya orang kudus) yang taat dalam imanya dan patut diteladani
36. Menjelaskan cirri khas iman kristiani
37. Menjelaskan sifat iman yang personal dan social
38. Memahami dan menyadari hak dan kewajiban sebagai orang beriman kristiani di tengah masyarakat, yang dipanggil untuk ikut bertanggungjawab dalam mengembangkan hidup bersama Aku seagai warga Negara Menyebutkan dan menjelaskan hak dan kewajiban dalam hidup bermasyarakat
39. Menyebut sikap-sikap hidup yang seharusnya dimiliki dalam situasi Indonesia yang pluralis
40. Para Pemimpin Menyebutkan criteria pemimpin yang baik dan benar
41. Menjunjung tinggi derajat dan martabat manusia Menyebutkan contoh-contoh penghargaan martabat manusia dalam hidup sehari-hari
42. Memahami,menyadari dan menjunjung tinggi nilai martabat manusia, dengan senantiasa melindungi dan hidup manusia secara bertanggungjawab Membela kehidupan Menyebutkan contoh-contoh tindakan yang bertentangan dengan Dasa Firman kelima
43. Menjelaskan hal-hal yang perlu diusahakan untuk hidup sehat
44. Keadilan Menyebutkan contoh-contoh ketidakadilan dalam hidup sehari-hari
45. Memahami dan melaksanakan nilai-nilai Kerajaan Allah dalam hidup beriman di tengah jamaat dan masyarakat sesuai yang diwartakan Yesus Kristus dalam rangka membangun kehidupan masa depan yanglebih baik
Memahami dan menyadari bahwa agama dan kepercayaan lain adalah sesame saudara sehingga mereka berani dan mampu bersikap hormat dan bersahabat denganmereka dalam hidup sehari-hari dalam ikatan persaudaraan sejati Siakp Gereja terhaap agama dan kepercayaan lain Dokumen gereja yang berisi tentang sikap gereja terhadap agama dan kepercayaan lain
46. Sakremen Menuliskan tiga aspek Sakramen
47. Sakramen perkawinan Menjelaskan sikap perkawinan dalam Gereja Katolik
48. Memahami , menyadari dan menemukan cita-cita/arah hidup sesuai dengan kehendak Allah seperti terkandung dalam sakramen Perkawianan dan Sakramen Imamat sehingga Berusaha mempersiapkan diri untuk mencapai cita-cita tersebut Sakramen imamat
49. Mengungkapkan tiga kaul yang harus diucapkan oleh seorang calon imam
50. Menyebutkan syarat untuk menjadi seorang imam

Minggu, 04 April 2010

Kisi-Kisi US Agama Katolik 2010

KISI-KISI UJIAN SEKOLAH GLOBAL PRESTASI TAHUN PELAJARAN 2009-2010

* Memahami dan menyadari pribadinya diciptakan sebagai citra Allah yang tumbuh dan berkembang bersama orang lain; Martabat luhur sebagai citra Allah; Menyebutkan kemampuan dasar yang membedakan antara manusia dengan ciptaan Tuhan lainnya
* Tugas manusia sebagai citra Allah Menyebutkan maksud panggilan Allah kepada manusia yaitu keselamatan bersifat integral
* Menyadari kemampuan dan keterbatasan dirinya sehingga terpanggil untuk mensyukurinya; Kemampuanku terbatas; Menyebutkan sikap positif yang dapat kita teladani dari para murid Yesus dalam menghadapi keterbatasan menurut Markus 4:35-41
* Memahami manusia diciptakan sebagai pria dan wanita dipanggil untuk mengembangkan kesederajatan dalam hidup sehari-hari Perempuan dan laki-laki sederajat Menyebutkan ayat Kitab Suci tentang seorang janda miskin yang memberi sumbangan di Bait Allah sebagai teladan dalam kejujuran
* Memahami arti dan tujuan persahabatan, sehingga dapat membangun persahabatan sejati dengan sesama Persahabatan sejati Menyebutkan motivasi dalam bersahabat menurut iman Kristiani
* Menyadari bahwa perkembangan dan pertumbuhan dirinya tidak lepas dari peran keluarga dan sesama di sekitarnya Hidup bersama orang lain Menyebutkan makna ungkapan no man is an island
* Menyebutkan isi Gaudium et Spes Art. 29c
* Menyebutkan subjek dan tujuan semua lembaga sosial
* Memahami berbagai sifat dan sikap Yesus, sehingga dapat meneladani dan menerapkan dalam hidup sehari-hari Yesus berbelas kasih Menyebutkan motivasi berbelas kasih terhadap sesama
* Yesus mengampuni Menyebutkan maksud kata-kata Yesus kepada murid-murid-Nya: jangan sampai tujuh kali
* Menyebutkan anjuran Yesus kepada manusia menurut Yohanes 8:2-11
* Yesus peduli terhadap penderitaan sesama Menyebutkan bentuk sikap peduli terhadap sesama pada masa puasa/prapaskah
* Memahami perjuangan Yesus untuk menegakkan nilai-nilai dasar hidup bersama, sehingga mampu menghayati dan menerapkan dalam hidup sehari-hari Yesus mewartakan cinta tanpa pengotakan Menyebutkan hakikat cinta sejati menurut iman Kristiani
* Memahami makna sengsara wafat dan kebangkitan Yesus sebagai konsekuensi perjuangannya menegakkan nilai-nilai Kerajaan Allah Sengsara dan wafat Yesus Menyebutka makna perhentian kelima bagi kehidupan manusia dalam peristiwa jalan salib Yesus
* Kebangkitan Yesus Menyebutkan ayat Kitab Suci tentang Yesus menempatkan diri kepada Thomas
* Menyebutkan kata-kata "damai sejahtera bagi kamu" ketika Yesus menampakkan diri kepada murid-murid-Nya
* Memiliki kemampuan dasar tentang pribadi Yesus, sehingga mereka dapat bercermin pada pribadi Yesus dalam hidup sehari-hari Memahami ajaran sesat bahwa Yesus bukan Allah dan bukan manusia
* Menyebutkan ajaran bidaah bahwa Allah itu penuh sedang Putera dan Roh Kudus tidak
* Memahami peristiwa panggilan pengutusan Yesus kepada murid-murid-Nya, sehingga terdorong untuk mengikuti Yesus dalam hidup sehari-hari Yesus memanggil murid-murid-Nya Menyebutkan keinginan Yesus dari mereka yang dipanggil
* Tugas perutusan murid Yesus Menyebutkan maksud sabda Yesus "Aku mengutus kamu seperti anak domba ke tengah srigala"
* Memahami Gereja sebagai persekutuan murid-murid Yesus yang terdiri atas rupa-rupa karunia Yesus mengutus Roh Kudus Menyebutkan cikal bakal Gereja lahir secara resmi
* Keanggotaan Gereja Menyebutkan ayat Kitab Suci tentang banyak anggota tetapi satu tubuh
* Menyebutkan imam menguduskan Gereja
* Memahami gereja sebagai tanda dan sarana penyelamatan (sakramen) bagi semua orang Sakramen pada umumnya Menyebutkan ketujuh sakramen sebagai sakramen Gereja
* Menyebutkan kata-kata dan tanda yang dilakukan Yesus kepada orang kusta
* Memahami macam-macam sakramen inisiasi beserta konsekuensinya dalam hidup menggereja Sakramen baptis Menyebutkan masa pembinaan lanjutan setelah seseorang menerima sakramen inisiasi
* Menyebutkan tiga sakramen inisiasi
* Sakramen Ekaristi Menyebutkan unsur-unsur pokok dalam sakramen ekaristi
* Menyebutkan arti kata Yunani "eucharistia"
* Sakramen Krisma Menyebutkan pemberi Sakramen Krisma menurut KGK Art.1312
* Memahami sakramen tobat sebagai tanda dan sarana rekonsiliasi antara manusia dengan Allah dengan manusia sesamanya Sakramen Tobat Menyebutkan manusia kehilangan rahmat sebagai anak Allah yang pernah diterima dalam sakramen baptis
* Menyebutkan Sakramen Tobat juga disebut Sakramen Rekonsiliasi
* Memahami bentuk-bentuk pelayanan Gereja dalam upaya mewujudkan karya penyelamatan Allah, sehingga mendorong untuk melibatkan diri secara aktif Kegiatan pelayanan Gereja Menyebutkan contah kegiatan pengudusan (liturgia)
* Memahami arti dan nilai hidup beriman Kristiani beserta konsekuensinya, sehingga berusaha untuk mengembangkan dirinya dalam kebersamaan jemaat Iman dan kebersamaan dalam jemaat Menyebutkan maksud orang Kristiani yang memiliki iman personal sekaligus iman sosial
* Memahami hak dan kewajiban sebagai orang beriman Kristiani di tengah masyarakat yang dipanggil untuk bertanggung jawab dalam mengembangkan hidup bersama Kebebasan yang bertanggung jawab Menyebutkan martabat hati nurani menurut Gaudium et Spes Art.16
* Memahami, menyadari, dan menjunjung tinggi nilai martabat manusia, dengan senantiasa melindungi hidup manusia secara bertanggung jawab Menjunjung tinggi martabat manusia Menyebutkan kata-kata Zakheus terhadap Yesus setelah penerimaan Yesus yang menghargai Yesus apa adanya
* Membela kehidupan Menyebutkan firman kelima dari sepuluh firman Allah
* Memelihara dan memperjuangkan kehidupan yang sehat Menyebutkan hidup dalam terang oleh Paulus
* Memahami dan menyadari perlunya keutuhan alam ciptaan bagi kehidupan, sehingga terdorong untuk menjaga dan melestarikannya Menjaga kelestarian lingkungan hidup Menyebutkan tokoh orang kudus yang peduli terhadap lingkungan hidup
* Menyadari pentingnya kejujuran dan keadilan sebagai nilai-nilai luhur yang harus diwujudkan dalam hidup sehari-hari Menghargai dan mewujudkan kejujuran Menyebutkan akibat yang sangat fatal bagi Ananias dan Safira yang bertindak tidak jujur
* Menyebutkan akibat bila seseorang hidupnya tidak adil dan jujur dalam masyarakat
* Memahami, menyadari, dan menemukan cita-cita hidup sesuai dengan kehendak Allah seperti terkandung dalam sakramen perkawinan dan imamat, sehingga berusaha mempersiapkan untuk mencapai cita-cita tersebut Sakramen perkawinan Menyebutkan ciri khas perkawinan orang Katolik
* Memahami kehendak Allah untuk menyelamatkan semua orang yang perlu ditanggapi dengan beramal dan beriman Beriman Menjelaskan hidup beriman yang mendalam menurut Yakobus 1:22
* Memahami arti dan nilai hidup beriman Kristiani beserta konsekuensinya, sehingga berusaha untuk mengembangkan dirinya dalam kebersamaan jemaat Iman dan kebersamaan dalam jemaat Menjelaskan sifat iman personal sekaligus sosial
* Memahami, menyadari, dan menemukan cita-cita hidup sesuai dengan kehendak Allah seperti terkandung dalam sakramen perkawinan dan imamat, sehingga berusaha mempersiapkan untuk mencapai cita-cita tersebut Sakramen Imamat Menyebutkan pengganti para rasul dalam kehidupan Gereja sekarang ini

Jumat, 06 Maret 2009

KUMPULAN SOAL SMP-KATOLIK

I. Pilihlah salah satu jawaban yang paling benar!

1.Tindakan yang tidak menghargai martabat luhur manusia antara lain …
a. memberi salam kepada binatang c. sayang kepada kepada teman yang baik
b. cuek terhadap pelajaran yang dibenci d. memberi makanan sisa pada pembantu

2.Contoh perendahan martabat manusia di antaranya sebagai berikut, kecuali…
a. bertindak semena-mena terhadap orang lain
b. menjadikan orang lain sebagai budak yang harus mengikuti kemauan kita
c. jatuh cinta pada orang lain
d. pelecehan terhadap jenis kelamin lain

3.Sebab dasar terjadinya perendahan martabat manusia adalah …
a. manusia tidak mengenal Tuhan yang memberi hidup
b. tiadanya etika hidup, menganggap kedudukan orang lain lebih rendah dari kita
c. manusia tidak mengenal satu sama lain sebagai saudara
d. manusia terlalu sayang pada barang atau hewan piaraan

4.Akibat perendahan martabat manusia adalah …
a. penderitaan yang luar biasa bagi orang yang mengalami maupun keluarganya
b. manusia cuek satu sama lain dalam hidup bersama
c. manusia hanya terpaku pada kebutuhannya masing-masing
d. manusia hidup secara eksklusif dengan kelompoknya

5.Menurut Lukas 19:1-10, Zakheus dikenal sebagai …
a. seorang ahli Taurat c. orang Farisi
b. seorang pemungut cukai d. orang Saduki

6.Tindakan Yesus kepada Zakheus menjadi contoh konkret bagaimana seharusnya …
a. perlakuan manusia terhadap Tuhan c. perlakuan manusia terhadap manusia lain
b. perlakuan Tuhan terhadap ciptaan d. perlakuan manusia terhadap alam semesta

7.Dalam teks Markus 12:28-34, Yesus menyampaikan hukum utama yakni …
a. hukum keadilan c. hukum kejujuran
b. hokum kesetiaan d. hukum kasih

8.Bagi Yesus tidak cukup kasih kepada Allah hanya ditunjukkan dalam ungkapan iman dengan doa dan kurban. Kasih kepada Allah seharusnya secara konkret terwujud dalam…
a. tindakan kita pada Gereja c. tindakan kita pada sesama
b. tindakan kita pada sekolah d. tindakan kita pada lingkungan sekitar

9.Membela kehidupan secara lebih konkret dapat dilakukan dengan …
a. rajin berdoa dan ke Gereja setiap hari c. rajin belajar tanpa mengenal lelah
b. berusaha menjalani hidup sebaik-baiknya d. rajin membantu orang tua

10.Hidup menurut daging menurut Paulus adalah …
a. hidup yang selalu mengikuti hawa nafsu
b. hidup yang mengikuti kehendak Tuhan dalam hidup sehari-hari
c. hidup yang selalu mengikuti bisikan Roh Kudus dalam bertindak
d. hidup yang selalu mengikuti nasehat Injil dalam keseharian

11.Hidup menurut Roh adalah …
a. hidup yang selalu mengutamakan kepentingan sendiri dulu
b. hidup yang lebih mengutamakan hidup rohani
c. hidup yang selalu mengutamakan kebersamaan untuk bersenang-senang
d. hidup yang bersedia berkorban untuk kebutuhan bersama kelompoknya

12.Ciri-ciri hidup menurut daging adalah …
a. berusaha dalam hidup sehari-hari selalu makan daging agar tubuh menjadi sehat
b. rajin selalu membersihkan kotoran dari tubuh kita setiap hari
c. percabulan, kecemaran, iri , amarah, perselisihan, sihir, perseteruan, pesta pora
d. menjaga kesehatan dan kecantikan atau keindahan tubuh kita setiap hari

13.Ciri-ciri hidup menurut Roh adalah …
a. kesetiaan kepada teman segeng baik dalam kondisi benar atau salah
b. mementingkan teman akrab dalam segala hal tanpa peduli yang lain
c. kesabaran untuk bertahan dan menikmati bersama orang-orang yang kena narkoba
d. kesabaran, penguasaan diri, kasih, suka cita, damai, kebaikan, kesetiaan

14.Seluruh alam ciptaan/lingkungan hidup menjadi tempat memuji Allah. Ciptaan juga menjadi jembatan bagi manusia untuk …
a. mencapai kebahagiaan dengan mendapatkan kekayaan yang berlimpah
b. kesenangan karena dapat menikmati ciptaan baik tumbuhan maupun hewan
c. bersyukur atas karya Allah Sang Pencipta segala sesuatu di sorga dan di bumi
d. berkuasa atas segala ciptaan dengan memanfaatkan sesuai kebutuhan manusia

15.Tuntutan untuk hidup dalam kebenaran juga disampaikan Yesus. Matius 5:37, Jika ya, hendaklah kamu katakan ya, jika tidak kamu katakan tidak. Apa yang lebih dari itu …”
a. berasal dari Tuhan c. berasal dari pengaruh orang lain
b. bersal dari si jahat d. berasal dari Roh Kudus

16.Keadilan dalam iman Kristiani bersumber dari Allah sendiri. Bertinadak adil berarti …
a. memberikan kepada orang lain apa yang menjadi haknya dengan semangat belas kasih
b. memberikan kepada orang lain apa yang menjadi tuntutannya dengan semangat kasih
c. memberikan kepada orang lain apa yang menjadi kewajibannya dengan semangat kasih
d. memberikan kepada orang lain apa yang menjadi bagiannya dengan semangat kasih

17.Sikap Gereja Katolik terhadap agama-agama lain tertulis dalam Nostra Aetate, Art 1 dan 2. Dalam Art 2 dengan jelas Gereja Katolik tidak …
a. menerima apa pun, yang dalam agama-agama itu serba benar dan suci
b. menolak apa pun, yang dalam agama-agama itu serba benar dan suci
c. mengambil apa pun, yang dalam agama-agama itu serba benar dan suci
d. mengutib apa pun, yang dalam agama-agama itu serba benar dan suci

18.Gereja Katolik senantiasa berusaha menciptakan persaudaraan sejati dalam kehidupan bersama antara lain sebagai berikut, kecuali …
a. ikut serta dalam forum-forum dialog kehidupan antar agama
b. ikut serta dalam forum-forum dialog karya antar agama
c. mengadakan Perayaan Ekaristi setiap hari Minggu bersama umat
d. mendirikan yayasan untuk pelayanan sosial yang bersifat umum

19.Di bawah ini adalah usaha orang untuk mencapai cita-cita, kecuali …
a. perencanaan yang matang c. ketekunan
b. ketabahan d. kerja asal selesai

20.Apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia (Markus 10:9). Ciri-ciri atau sifat-sifat perkawinan Katolik, selain tak terceraikan, perkawinan Katolik bersifat …
a. poligami c. monogamy
b. poliandri d. patrilineal

21.Sakramen Imamat diadakan untuk mengangkat orang-orang beriman dengan panggilan khusus untuk …
a. pembesar Gereja, mengajar, menguduskan dan memimpin umat
b. pelayan Gereja, mengajar, menguduskan dan memimpin umat
c. big boss Gereja, mengajar, menguduskan dan memimpin umat
d. pemerintahan Gereja, mengajar, menguduskan dan memimpin umat

22.Yesus Kristus menjadi tanda kasih teragung. Yesus menjadi …
a. puncak kasih Allah bagi manusia c. tanda kasih Allah bagi manusia
b. lambang kasih Allah bagi manusia d. teman kasih Allah bagi manusia

23.Ada alasan yang membuat orang beragama, kecuali …
a. untuk merasakan rasa aman ketika menghadapi kesulitan di dalam hidup
b. untuk mendapatkan jodoh atau pasangan hidup
c. untuk memperoleh arti hidup
d. untuk pedoman dalam menentukan pedoman yang baik

24.Dengan beriman kita merasakan bahagia, tenang, damai dan tabah karena …
a. adanya keyakinan akan pertolongan orang tua
b. adanya keyakinan akan pertolongan teman-teman yang setia
c. adanya keyakinan akan pertolongan Allah
d. adanya keyakinan akan pertolongan pacar atau kekasih yang setia

25.Hidup beriman mendalam oleh Rasul Yakobus disebut sebagai …
a. hidup beriman yang penuh ibadah setiap hari Minggu
b. hidup baik melakukan perbuatan kepada semua orang
c. hidup beriman yang rajin berdoa setiap hari di manapun ia berada
d. hidup beriman dalam kesatuan antara ibadah dan perbuatan

26.Penyerahan iman adalah …
a. melihat atas Wahyu Allah yang telah berkarya
b. mendengar atas Wahyu Allah yang telah berkarya
c. jawaban atas Wahyu Allah yang telah berkarya
d. bisikan atas Wahyu Allah yang telah berkarya

27.Bagi orang Kristiani, harta yang indah itu ialah iman kita, yang dianugerahkan kepada kita oleh …
a. orang tua yang baik kepada kita c. teman yang baik kepada kita
b. kuasa Roh Kudus d. Guru yang baik kepada kita

28.Agar iman kita selalu berkembang secara personal dan sosial, maka kita harus berusaha untuk …
a. hidup bersama secara harmonis dengan semua orang dan dalam jemaat beriman
b. hidup bersama secara harmonis dengan semua orang di dalam masyarakat
c. hidup bersama secara harmonis dengan semua jemaat beriman yang sama
d. hidup bersama secara harmonis dengan keluarga dan saudara dekat

29.Pemimpin yang baik menurut Yesus adalah …
a. pemimpin yang cerdas dan berpendidikan yang tinggi
b. orang yang rela berkorban demi kepentingan orang banyak
c. orang yang mempunyai wawasan yang luas secara global
d. orang yang mempunyai rasa patriotisme yang tinggi

30.Pemimpin umat Katolik seluruh dunia saat ini adalah …
a. Paus Yohanes Paulus ke II c. Paus Benedictus XVI
b. Paus Benedictus XV d. Paus Yohanes XXIII

31.Doa yang diajarkan oleh Tuahan Yesus sendiri ialah doa …
a. Tanda Salib c. Aku Percaya
b. Salam Maria d. Bapa Kami

32. Sakramen yang menjadi pintu gerbang untuk dapat menerima sakramen-sakramen yang lain adalah sakramen …
a. Pengampunan dosa c. Baptis
b. Ekaristi d. Krisma

33.Yang disebut Sakramen Inisiasi adalah Sakramen …
a. Baptis, Ekaristi, Imamat c. Krisma, Ekaristi, Imamat
b Baptis, Ekaristi, Krisma d. Tobat, Ekaristi, Krisma

34. Kebangkitan Yesus membuat kehadiran Yesus tidak lagi terbatas pada ruang dan waktu. Ia hadir di mana-mana, dalam …
a. hati semua murid-Nya c. rumah para murid-Nya
b. perjalanan para murid-Nya d. kebun para murid-Nya

35.Murid pertama Yesus bernama …
a. Thomas c. Andreas
b. Simon Petrus d. Yakobus

36. Devosi kepada bunda Maria tidak berdiri sendiri, melainkan harus ditempatkan dalam konteks …
a. permohonan khusus untuk meminta sesuatu yang diinginkan
b. permohonan bersama yang mohon perlindungan Bunda Maria
c. Yesus Kristus Juru Selamat dan satu-satunya perantara keselamatan pada Bapa
d. permohonan Gereja yang selalu menempatkan Bunda Maria di dalam doa

37.Hirarki dalam Gereja terdiri dari …
a. Paus, Uskup, Imam c. Paus, Uskup, Diakon
b. Uskup, Imam, Prodiakon d. Uskup, Imam, Diakon

38.Melalui upacara Sakramen Baptis seseorang dilahirkan kembali dalam …
a. Roh Kudus c. air dan Roh
b. air dan api d. Roh dan api

39.Allah menganugerahkan kemampuan istimewa kepada manusia berupa …
a. wajah yang sempurna cantik dan tampan
b. akal budi, kebebasan dan hati nurani
c. kekuasaan untuk dapat menguasai ciptaan yang lain
d. keahlian untuk menciptakan alat-alat tekhnologi yang canggih

40.Kitab Suci Kejadian 1:26-30 menegaskan bahwa manusia adalah citra Allah. Sebagai citra Allah manusia dipanggil untuk …
a. beranak cucu, memenuhi bumi, dan menguasai ciptaan Allah lainnya
b. hidup bebas sesuai dengan kamauan manusia itu sendiri
c. menciptakan mesin-mesin canggih supaya dapat membangun dunia
d. membangun rumah yang megah dan gedung yang tinggi


Pilihlah salah satu jawaban; a, b, c atau d yang paling benar dari soal-soal berikut ini!

1.Urutan yang benar dari keempat penulis Injil Yesus Kristus di bawah ini adalah:
a. Injil Matius, Injil Markus, Injil Lukas, Injil Yohanes
b. Injil Markus, Injil Matius, Injil Lukas, Injil Yohanes
c. Injil Matius, Injil Lukas, Injil Markus, Injil Yohanes
d. Injil Matius, Injil Markus, Injil Yohanes, Injil Lukas

2.Kasih Allah yang dicurahkan kepada manusia setiap waktu itu:
a. tidak membeda-bedakan, keselamatanNya ditawarkan bagi orang terdidik
b. tidak membeda-bedakan, keselamatanNya ditawarkan bagi semua orang
c. tidak membeda-bedakan, keselamatanNya ditawarkan bagi orang beriman
d. tidak membeda-bedakan, keselamatanNya ditawarkan bagi orang miskin

3.Yesus Kristus menjadi:
a. tanda kasih Allah teragung, Yesus menjadi puncak kasih Allah
b. tanda kasih Allah teragung, Yesus menjadi hinaan orang Yahudi
c. tanda kasih Allah teragung, Yesus menjadi hinaan orang Saduki
d. tanda kasih Allah teragung, Yesus menjadi hinaan manusia

4.Yesus Kristus menjadi:
a. tanda kehadiran Allah sendiri dalam usaha menyelamatkan Bangsa Israel
b. tanda kehadiran Allah sendiri dalam usaha menyelamatkan orang Yahudi
c. tanda kehadiran Allah sendiri dalam usaha menyelamatkan umat manusia
d. tanda kehadiran Allah sendiri dalam usaha menyelamatkan orang Saduki

5.Dalam diri Yesus :
a. Allah telah menjadi orang Nazareth c. Allah telah menjadi manusia sempurna
b. Allah telah menjadi orang Galilea d. Allah telah menjadi orang farisi

6.Barang siapa mengenal Yesus:
a. ia mengenal para rasul c. ia mengenal orang terlantar
b. ia mengenal orang Samaria d. ia mengenal Allah sendiri

7.Tuhan senantiasa hadir dan menyertai kita. Tuhan menghibur, membimbing dan menguatkan kita, baik dalam suka maupun dalam duka, baik dalam kepastian maupun dalam keraguan, baik dalam untung maupun malang:
a. Tuhan setia menyertai orang miskin
b. Tuhan setia menyertai para pemimpin negara
c. Tuhan setia menyertai umatnya
d. Tuhan setia menyertai orang kaya

8.Wahyu Tuhan berupa:
a. sapaan, pernyataan, ataupun tawaran dari Tuhan kepada alam
b. sapaan, pernyataan, ataupun tawaran dari Tuhan kepada binatang
c. sapaan, pernyataan, ataupun tawaran dari Tuhan kepada setan
d. sapaan, pernyataan, ataupun tawaran dari Tuhan kepada seluruh hambanya

9.Orang beriman Kristiani sejati adalah:
a. orang yang hidup dan tindakannya diwarnai dan dimotivasi olehiman Kristiani
b. orang yang hidup dan tindakannya diwarnai dan dimotivasi olehlingkungan
c. orang yang hidup dan tindakannya diwarnai dan dimotivasi olehbudaya setempat
d. orang yang hidup dan tindakannya diwarnai dan dimotivasi olehadat-istiadat


10.Pengalaman religius sebagai orang Kristiani adalah:
a. pengalaman di mana manusia sungguh menghayati hidupnya
b. pengalaman di mana manusia sungguh menghayati pengalamannya
c. pengalaman di mana manusia sungguh menghayati kesuksesannya
d. pengalaman di mana manusia sungguh menghayati karya dan kebaikan Allah

11.Karya dan kebaikan Allah bagi manusia berpuncak dalam diri:
a. Abraham c. Daud
b. Musa d. Yesus Kristus

12.Umat Kristiani yang dihimpun dalam Gereja Katolik memiliki:
a. sejumlah penghayatan hidup yang dipelihara, melalui sakramen-sakramen
b. sejumlah penghayatan hidup yang dipelihara, melalui hukum Taurat
c. sejumlah penghayatan hidup yang dipelihara, melalui hukum Musa
d. sejumlah penghayatan hidup yang dipelihara, melalui undang-undang

13.Seorang yang beriman adalah seorang yang religius, yaitu:
a. orang yang selalu menyandarkan hidupnya pada Kristus dan menyadari bahwa seluruh hidupnya merupakan rutinitas saja
b. orang yang selalu menyandarkan hidupnya pada Kristus dan menyadari bahwa seluruh hidupnya merupakan proses mencari kekayaan
c. orang yang selalu menyandarkan hidupnya pada Kristus dan menyadari bahwa seluruh hidupnya merupakan proses mencari keahlian
d. orang yang selalu menyandarkan hidupnya pada Kristus dan menyadari bahwa seluruh hidupnya merupakan karya Kristus yang menyelamatkan

14.Aspek-aspek hidup beriman meliputi:
a. pengalaman religius, penyerahan iman dan pengetahuan iman
b. pengalaman religius, penyerahan iman dan pengetahuan manusia
c. pengalaman religius, penyerahan iman dan pengetahuan teman
d. pengalaman religius, penyerahan iman dan pengetahuan guru

15.Dengan adanya penyerahan iman, orang mengakui bahwa:
a. Yesus adalah Tuhan dan mewujudkan ajaranNya dalam perkataan
b. Yesus adalah Tuhan dan mewujudkan ajaranNya dalam tindakan atau perbuatan
c. Yesus adalah Tuhan dan mewujudkan ajaranNya dalam penghayatan
d. Yesus adalah Tuhan dan mewujudkan ajaranNya dalam pikiran

16.Dalam Mat 7:21 Yesus bersabda, “Bukan setiap orang yang berseru kepadaKu: Tuhan, Tuhan! Akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan: ………..”
a. dia yang melakukan kehendak bebas yang di sorga
b. dia yang melakukan kehendak sendiri yang di sorga
c. dia yang melakukan kehendak ibunya yang di sorga
d. dia yang melakukan kehendak BapaKu yang di sorga

17.Melalui sakramen baptis, seseorang dilahirkan kembali dalam Tuhan dan dilantik menjadi putra-putri Allah, mengakui iman akan Kristus, menerima dan merayakan sakramen-sakramen sebagai sarana di mana:
a. Tuhan ingin menyelamatkan umatNya
b. Tuhan ingin manusia populer seperti para artis
c. Tuhan ingin manusia lebih hebat dari yang lainnya
d. Tuhan ingin manusia paling berkuasa di antara yang lainnya


18.Menjunjung tinggi martabat luhur manusia menjadi perhatian utama dalam seluruh hidup Yesus:
a. Yesus senantiasa berjuang untuk menjunjung tinggi martabat luhur manusia melalui diskusi kelompok
b.Yesus senantiasa berjuang untuk menjunjung tinggi martabat luhur manusia melalui karya-karyaNya
c. Yesus senantiasa berjuang untuk menjunjung tinggi martabat luhur manusia melalui persahabatan
d. Yesus senantiasa berjuang untuk menjunjung tinggi martabat luhur manusia melalui pendidikan


19.Pimpinan gembala-gembala Gereja Katolik disebut:
a. Pastor c. Hierarki
b. Imam d. Diakon

20.Sebagai satu persekutuan, umat diharapkan:
a. bersatu dalam kasih, doa, pelayanan, dan perseteruan
b. bersatu dalam kasih, doa, pelayanan, dan kesaksian
c. bersatu dalam kasih, doa, pelayanan, dan persaingan
d. bersatu dalam kasih, doa, pelayanan, dan persekongkolan

21.Para calon baptis, yang karena:
a. dorongan Roh Kudus dengan jelas meminta supaya dimasukkan ke dalam Gereja karena kemauannya sendiri
b. dorongan Roh Kudus dengan jelas meminta supaya dimasukkan ke dalam Gereja karena kemauan ayah
c. dorongan Roh Kudus dengan jelas meminta supaya dimasukkan ke dalam Gereja karena kemauan ibu
d. dorongan Roh Kudus dengan jelas meminta supaya dimasukkan ke dalam Gereja karena kemauan teman

22.Sumber pengajaran iman Katolik terdapat pada:
a. Tradisi Gereja c. Kitab Suci Perjanjian Baru
b. Kitab Suci Perjanjian Lama d. Kitab Suci PL, PB dan Tradisi Gereja

23.Peliharalah kasih persaudaraan! Perintah untuk memelihara kasih persaudaraan tersebut terdapat dalam teks :
a. Ibr 13:1 c. Ibr 13:3
b. Ibr 13:2 d. Ibr 13:4

24.Dalam Luk 19:1-10 menceritakan tentang:
a. sikap Yesus yang menerima Zakeus c. sikap Yesus yang menerima Markus
b.sikap Yesus yang menerima Matius d.sikap Yesus yang menerima Yohanes

25.Penerimaan Yesus selanjutnya mendorong Zakeus berbuat kebaikan, seperti yang dikatakannya kepada Yesus: “Tuhan setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan kepadanya” :
a. ungkapan ini tersebut terdapat dalam Luk 19:1-2
b. ungkapan ini tersebut terdapat dalam Luk 19:3-4
c. ungkapan ini tersebut terdapat dalam Luk 19:5-6
d. ungkapan ini tersebut terdapat dalam Luk 19: 8



26.Tindakan Yesus terhadap Zakeus menjadi:
a. contoh konkret bagaimana seharusnya perlakuan manusia terhadap manusia lain
b. contoh konkret bagaimana seharusnya perlakuan manusia terhadap binatang
c. contoh konkret bagaimana seharusnya perlakuan manusia terhadap alam
d. contoh konkret bagaimana seharusnya perlakuan manusia terhadap setan

27.Sekalipun dipandang sebagai orang yang rendah dan berdosa karena memiliki pekerjaan sebagai pemungut cukai (pajak), namun Yesus tetap memperlakukan Zakeus secara manusiawi, ini berarti:
a. Martabat Zakeus tidak direndahkan, tetapi dilecehkan
b.Martabat Zakeus tidak direndahkan, tetapi dikesampingkan
c.Martabat Zakeus tidak direndahkan, tetapi dihargai
d.Martabat Zakeus tidak direndahkan, tetapi dihina

28.Sebagai citra Allah:
a. Manusia memiliki martabat yang luhur, manusia diberi anugerah akal budi, hati nurani dan kebebasan
b. Manusia memiliki martabat yang luhur, manusia diberi anugerah insting binatang
c. Manusia memiliki martabat yang luhur, manusia diberi anugerah kesrakahan
d. Manusia memiliki martabat yang luhur, manusia diberi anugerah kemunafikan

29.Dalam Gaudium et Spes Art. 12 dikatakan: “Segala sesuatu di dunia ini harus diarahkan kepada manusia sebagai pusat dan puncaknya”. Manusia tidak dapat diberlakukan sebagai:
a. objek untuk mencapai tujuan yang bertentangan dengan nilai-nilai kejujuran
b. objek untuk mencapai tujuan yang bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan
c. objek untuk mencapai tujuan yang bertentangan dengan nilai-nilai ketulusan
d. objek untuk mencapai tujuan yang bertentangan dengan nilai-nilai kebaikan

30.Keluhuran martabat manusia sebagai citra Allah maka manusia harus dihargai tanpa kecuali. Segala sesuatu di dunia ini:
a. harus diarahkan kepada manusia sebagai ciptaan Allah yang luhur
b. harus diarahkan kepada manusia sebagai pengolah alam ini
c. harus diarahkan kepada manusia sebagai penguasa alam
d. harus diarahkan kepada manusia sebagai penghuni alam ini

31.Kesadaran bahwa hidup itu bernilai dan harus dibela merupakan:
a. hal pokok yang ditegaskan dalam firman Kelima dari Injil Yohanes
b. hal pokok yang ditegaskan dalam firman Kelima dari Injil Markus
c. hal pokok yang ditegaskan dalam firman Kelima dari Injil Lukas
d. hal pokok yang ditegaskan dalam firman Kelima dari Sepuluh Perintah Allah

32.Kasih itu hendaknya jangan pura-pura, jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik. Ungkapan tersebut terdapat dalam teks:
a. Rm 12:9 b. Rm 12:10
c. Rm 12:11 d. Rm 12:12

33.Dengan berdasar semangat Firman Kelima dapat diharapkan:
a. bertumbuh-kembangnya “budaya kehidupan”
b.bertumbuh-kembangnya “budaya kekerasan”
c. bertumbuh-kembangnya “budaya kesalehan”
d. bertumbuh-kembangnya “budaya korupsi”


34.Pengalaman hidup bersama bersama dengan penganut agama dan kepercayaan lain merupakan suatu:
a.Pengalaman yang sangat menyenangkan dan membahagiakan apa bila bisa hidup rukun, damai dan harmonis.
b.Pengalaman yang sangat menyenangkan dan membahagiakan apa bila bisa hidup bersaing untuk mencari pengikut
c.Pengalaman yang sangat menyenangkan dan membahagiakan apa bila bisa hidup untuk saling menyerang satu sama lain
d.Pengalaman yang sangat menyenangkan dan membahagiakan apa bila bisa hidup saling menunjukkan keunggulan masing-masing

35.Mengambil bagian dalam sengsara Kristus. Hal itu diungkapkan Yesus dalam sabdaNya: “Segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah sseorang dari saudaraKu yang paling hina ini, kamu lakukan untuk Aku”. Ungkapan tersebut terdapat dalam teks:
a. Mat 25:40 c. Mat 25:42
b. Mat 25:41 d. Mat 25:43

36.Manusia tidak diciptakan untuk saling membunuh atau menghancurkan manusia lain, melainkan hidup dalam cinta seperti halnya diupayakan oleh Yesus. Dalam Injil Mrk 12:28-34:
a. Yesus menegaskan bahwa kasih kepada ayah dan ibu
b. Yesus menegaskan bahwa kasih kepada pacar yang setia
c. Yesus menegaskan bahwa kasih kepada seluruh alam
d. Yesus menegaskan bahwa kasih kepada Allah dan kasih kepada sesama

37.Di bawah ini adalah syarat-syarat menjadi imam, kecuali:
a.Seorang yang mempunyai kekasih yang cantik dan setia yang mendorongnya masuk seminari
b.Seorang beriman yang sudah dipermandikan secara Katolik dan sudah menerima sakramen Krisma
c.Seorang beriman yang berperilaku baik, mempunyai motivasi kuat dan luhur untuk menjadi imam, sehat jasmani dan rohani
d.Mengikuti pendidikan calon imam, tidak/belum beristri seumur hidup atau dengan kata lain bersedia menjalani hidup selibat

38.Sakramen Imamat di diadakan untuk:
a.mengangkat orang-orang beriman dengan panggilan khusus untuk menjadi pelayan orang-orang tertentu yang mempunyai kedekatan dengan imam
b.mengangkat orang-orang beriman dengan panggilan khusus untuk menjadi pelayan Gereja, untuk mengajar, menguduskan, dan memimpin umat
c.mengangkat orang-orang beriman dengan panggilan khusus untuk menjadi pelayan para aparatur Negara di mana ia tinggal
d.mengangkat orang-orang beriman dengan panggilan khusus untuk menjadi pelayan orang-orang kaya dan para konglomerat yang banyak menyumbang kepada Gereja

39.Di bawah ini ada beberapa hal yang kiranya perlu diperhatikan, supaya suatu cita-cita dapat digapai, kecuali:
a.Orang memiliki minat terhadap cita-cita, bukan karena disuruh atau dipaksa, memiliki bakat yang menunjang
b.Dukungan finansial yang memadai
c.Perencanaan yang matang, ketekunan dan ketabahan
d.Mengalir saja menjalani hidup

40.Liturgi menjelaskan bahwa Sakramen Penguatan menyebabkan curahan Roh Kudus dalam kelimpahan, seperti yang dialami para Rasul pada hari Pentakosta. Karena itu penguatan menghasilkan pertumbuhan dan pendalaman pembaptisan, kecuali:
a.Ia menjadikan kita anak-anak Allah dan membuat kita berkata, “Abba, ya Bapa” (Rm 8:15), menyatukan kita lebih teguh dengan Kristus
b.Pintu gerbang sakramen untuk menerima sakramen-sakramen yang lain
c.Ia menambahkan di dalam kita karunia Roh Kudus, mengikat kita lebih sempurna dengan Gereja
d.Ia menganugerahkan kepada kita kekuatan khusus Roh Kudus supaya sebagai saksi-saksi Kristus yang andal menyebarkan dan membela iman

Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan tepat dan benar!

41.Sebutkan tema APP (Aksi Puasa Pembangunan ) tahun 2008, serta usaha-usahamu dalam mewujudkan tema tersebut dalam hidup sehari-hari!

42.Sebutkan tujuh sakramen dalam Gereja Katolik!

43.Sebutkan tiga sakramen Inisiasi!

44.Bagaimanakah perjuanganmu untuk meneladan Yesus dalam hidup sehari-hari?

45.Bagaimanakah usahamu mengembangkan kepedulian terhadap hidup menggereja?

II. Jawahlah pertanyaan di bawah ini dengan uaraian yang benar!

41. Sebutkan tujuh Sakramen dalam Gereja Katolik!
42. Sebutkan dua belas Rasul Yesus menurut Kitab Suci!
43. Bagaimana caramu mengikuti Yesus dalam hidup sehari-hari?
44. Bagaimana caramu menjaga kesehatan jasmani dan rohani setiap hari?
45. Kegiatan rohani apa saja yang ada di Gereja Parokimu?

Pilihlah salah satu jawaban; a, b, c atau d yang paling benar dari soal-soal berikut ini!

1.Gereja Kristus semakin memperlihatkan kekiniannya. Hal itu tampak dalam:
a. keanggotaan dan kegiatan pelayanannya
b. keanggotaan dan kegiatan umat yang modern
c. keanggotaan dan kegiatan umat yang banyak fasilitas
d. keanggotaan dan kegiatan umat yang banyak internet

2.Perkembangan Gereja dari awal sampai kini diharapkan bias menjadi referensi dan bahan refleksi kita untuk makin mampu:
a. menempatkan dan melibatkan diri sesuai dengan kesenangan
b. menempatkan dan melibatkan diri sesuai dengan kemampuan yang dimiliki
c. menempatkan dan menyombongkan diri sesuai dengan kemampuan yang dimiliki
d. menempatkan dan rendah diri sesuai dengan kemampuan yang dimiliki

3.Gereja awal memberi kesan yang sangat kuat bahwa Gereja itu adalah suatu persekutuan, suatu persaudaraan dan suatu:
a. suku yang sangat akrab dan solid
b. Geng yang sangat akrab dan solid
c. komunio yang sangat akrab dan solid
d. eksklusifitas yang sangat akrab dan solid

4.Dalam Kisah Para Rasul 2:41-47 diceritakan bahwa mereka selalu hidup dalam persekutuan dengan:
a. bertekun dalam pengajaran Paus c. bertekun dalam pengajaran Imam
b. bertekun dalam pengajaranskup d. bertekun dalam pengajaran para Rasul

5.Dalam Kisah Para Rasul 2:41-47 diceritakan juga bahwa mereka selalu berkumpul untuk:
a. memecahkan roti dan berdoa bersama c. makan bersama dan berdoa bersama b. memecahkan roti dan makan bersama d. makan bersama dan memecahkan roti

6.Sudah selayaknya Gereja Perdana menjadi patokan bagi:
a. adat-istiadat orang Yahudi c. sistem pemerintahan dunia
b.Gereja sepanjang zaman d. sistem kerajaan dunia

7.Dalam Kisah Para Rasul 2:41-47 diceritakan juga bahwa mereka selalu:
a. hidup dengan gembira dan rendah diri
b. hidup dengan pesta-pora dan mabuk-mabukan
c. hidup dengan gembira dan tulus hati
d. hidup dengan gembira dan tinggi hati

8.Kis 2:41-47 menceritakan bahwa mereka bukan sekedar kumpulan orang, tapi sungguh satu persekutuan yang saling mengenal, memiliki ikatan iman, memiliki iman yang sama, yaitu:
a. Iman kepada para Rasul c. Iman kepada Paus
b. Iman kepada orang kudus d. Iman kepada Yesus Kristus

9.Sakramen berarti “tanda” atau “symbol” bahwa:
a. Allah senantiasa melaksanakan karya keselamatan-Nya di tengah manusia
b. manusia senantiasa melaksanakan karya keselamatan-Nya di tengah manusia
c. Uskup senantiasa melaksanakan karya keselamatan-Nya di tengah manusia
d. Pastor senantiasa melaksanakan karya keselamatan-Nya di tengah manusia


10.Kristus adalah sakramen (tanda) yang paling agung dan Gereja adalah:
a. Sakramen pokok yang dikonkretkan dalam 8 sakramen
b. Sakramen pokok yang dikonkretkan dalam 7 sakramen
c. Sakramen pokok yang dikonkretkan dalam 6 sakramen
d. Sakramen pokok yang dikonkretkan dalam 5 sakramen

11.Gereja pada masa kini terus berjuang mewujudkan diri sebagai:
a. tanda dan sarana (sakramen) untuk mencapai kenikmatan
b. tanda dan sarana (sakramen) untuk mencapai kekayaan
c. tanda dan sarana (sakramen) keselamatan Allah kepada manusia
d. tanda dan sarana (sakramen) untuk mencapai kebahagiaan dunia

12.Kata sakramen dalam bahasa Latin adalah:
a. sanctus c. Dominum
b. sancti d. sacramentum

13.Sakramen adalah tanda sekaligus sarana yang mengungkapkan:
a. peristiwa penyelamatan Allah kepada manusia
b. peristiwa penyelamatan Allah kepada orang terlantar
c. peristiwa penyelamatan Allah kepada orang miskin
d. peristiwa penyelamatan Allah kepada orang menderita

14.Yesus menyembuhkan seorang yang sakit kusta (Luk 5:12-16). Kuasa Allah yang ada dalam diri Yesus untuk menyelamatkan orang ditampakkan melalui tanda yang dibuat Yesus yakni:
a. “Jadilah engkau tahir c. memberi obat dari dokter
b. mengulurkan tangannya, menjamah orang itu d. membawanya ke rumah sakit

15.Lukas 5:12-16 Yesus menyelamatkan orang ditampakkan melalui kata:
a. mengulurkan tangannya c. “Jadilah engkau tahir”
b. menjamah orang itu d. mengusap wajahnya

16.Tanda dan kata terkait satu sama lain : Kata menjelaskan tanda dan tanda meneguhkan kata. Begitu tanda dan kata diungkapkan, maka:
a. tidak terjadi apa-apa c. terjadi harapan
b. ada rasa kagum d. “seketika itu juga” keselamatan terjadi

17.Aspek-aspek dalam karya penyelamatan Yesus adalah aspek:
a. ilahi, personal-manusiawi, sosial/jemaat c. personal sosial
b. ilahi, manusiawi d. jemaat, ilahi

18.Kehadiran Allah, yang dalam hal ini tampak dalam pribadi Yesus Kristus merupakan karya penyelamatan Yesus dalam aspek:
a. personal c. manusiawi
b. ilahi d. sosial

19. Iman dan kesediaan orang yang menerimanya serta tanda berupa kata/perbuatan yang dapat dirasakan dan didengar dan dialami merupakan aspek:
a. ilahi c. personal-manusiawi
b. jemaat d. sosial

20. Adanya orang-orang yang hadir/jemaat yang menyaksikan merupakan aspek:
a. ilahi c. manusiawi
b. personal d. social/jemaat

21.Dokumen Konsili Vatikan II dalam Lumen Gentium Art.1 dan 9 menjelaskan bahwa Gereja itu dalam Kristus sebagai sakramen, yakni:
a. tanda dan sarana persatuan mesra dengan Allah dan kesatuan umat manusia
b. tanda persatuan mesra dengan Allah dan kesatuan umat manusia
c. sarana persatuan mesra dengan Allah dan kesatuan umat manusia
d. sarana persatuan mesra dengan Allah dan kesatuan umat di dunia

22.Allah memanggil untuk menghimpun umat-Nya, yang penuh iman kepada Yesus, pencipta keselamatan serta dasar:
a. kesatuan c. perdamaian
b. kesatuan dan perdamaian d. keberanian

23. Gereja yang terdiri dari orang-orang yang masih bergumul dengan berbagai godaan dapat jatuh dalam dosa. Maka, ………………………. supaya tetap menjadi baru.
a. Gereja harus terus-menerus disucikan oleh air
b. Gereja harus terus-menerus disucikan oleh angin
c. Gereja harus terus-menerus disucikan oleh Roh Kudus
d. Gereja harus terus-menerus disucikan oleh api

24.Gereja harus terus-menerus menyalurkan rahmat Tuhan, yakni:
a. keselamatan kepada alam c. keselamatan kepada fauna
b. keselamatan kepada flora d. keselamatan kepada manusia

25. Gereja menyalurkan rahmat keselamatan melalui:
a. 7 sakramen c. 5 sakramen
b. 6 sakramen d. 4 sakramen

26.Ke-7 sakramen dalam Gereja antara lain:
a. baptis, komuni, krisma, tobat, perkawinan, imamat, pengurapan orang sakit
b. baptis, ekaristi, krisma, tobat, perkawinan, imamat, pengurapan orang sakit
c. baptis, kudus, krisma, tobat, perkawinan, imamat, pengurapan orang sakit
d. baptis, sanctus, krisma, tobat, perkawinan, imamat, pengurapan orang sakit

27.Inisiasi adalah memasukkan seseorang secara sah ke dalam kelompok. Yang termasuk dalam sakramen inisiasi ialah:
a. baptis, ekaristi, tobat c. baptis, ekaristi, krisma
b. baptis, ekaristi, perkawinan d. baptis, ekaristi, imamat

28.Seseorang yang mau menjadi murid Kristus pertama-tama harus percaya atau beriman kepada:
a. keyakinannya sendiri c. yang masuk akal saja
b. diri sendiri d. Yesus Kristus

29.Beriman tidak hanya mengetahui, melainkan percaya dan hidup sesuai dengan ajaran-Nya dan berupaya:
a. ikut mewartakan serta mewujudkan ajaran-Nya dalam kehidupan sehari-hari
b. ikut mewartakan ajaran-Nya dalam kehidupan sehari-hari
c. ikut mewujudkan ajaran-Nya dalam kehidupan sehari-hari
d. ikut menghayati ajaran-Nya dalam kehidupan sehari-hari

30.Melalui sakramen baptis seseorang dilahirkan kembali dari:
a. air c. ibunya
b. air dan Roh d. Roh


31.Buah atau rahmat baptisan antara lain:
a. mendapat pengampuan, menjadi “ciptaan baru” , mendapat pengudusan
b. digabungkan menjadi anggota Gereja, dimeteraikan secara kekal
c. jawaban dari a dan b benar semua
d. jawaban dari a dan b salah sebagian

32.Perayaan Ekaristi mengenangkan sekaligus menghadirkan kembali tindakan penyelamatan yang dilakukan oleh:
a. Paus bagi umat manusia c. Imam bagi umat manusia
b. Uskup bagi umat manusia d. Yesus bagi umat manusia

33.Sakramen Ekaristi dirayakan sebagai:
a. perjamuan, kurban, dan syukur agung kepada Allah
b. perjamuan kepada Allah
c. kurban kepada Allah
d. syukur agung kepada Allah

34.Liturgi menjelaskan bahwa sakramen penguatan/krisma menyebabkan curahan Roh Kudus dalam kelimpahan, seperti yang pernah dialami para Rasul pada hari:
a. Paska c. Natal
b. Pentakosta d. Advent

35.Sakramen tobat disebut juga sakramen:
a. krisma c. rekonsiliasi
b. komuni d. pernikahan

36.1Yoh 4:16 “Dalam kebaikan-Nya, Ia selalu menanti manusia kembali kepada-Nya, membebaskan manusia dari doasa tanpa:
a. pamrih c. sakit hati
b. dendam d. memperhitungkan besarnya dosa manusia

37.Gereja mengimani bahwa dengan menerima Sakramen Orang Sakit seseorang dikuatkan dan dipersatukan dengan:
a. sengsara, wafat dan kebangkitan Yesus Kristus c. orang tuanya
b. keluarganya yang hadir d. anak-anak, istri atau suami

38.Gereja sedikitnya mempunyai lima fungsi pelayanan yaitu:
a. liturgia, pateria, kerygma, martyria, dan koinonia
b. liturgia, diakonia, kerygma, martyria, dan koinonia
c. komunio, diakonia, kerygma, martyria, dan koinonia
d. krisma, diakonia, kerygma, martyria, dan koinonia

39.Gereja sangat mendukung wadah/organisasi/kelompok kegiatan pelayanan remaja, sekaligus berharap agar remaja berkembang dalam:
a. pergaulan yang bebas dan modern
b. mengikuti gaya hidup di era globalisasi
c. iman dan kepribadian sebagai murid-murid Kristus
d. ilmu dan tehnologi yang semakin canggih

40.Mengambil bagian dalam sengsara Kristus. Hal itu diingatkan oleh Yesus dalam sabda-Nya pada Injil Matius 25:40 sebagai berikut:
a. “Segala sesuatu yang kamu lakukan untuk orang miskin, kamu lakukan untuk Aku”
b. “Segala sesuatu yang kamu lakukan untuk orang menderita, kamu lakukan untuk Aku”
c. “Segala sesuatu yang kamu lakukan untuk sesamamu, kamu lakukan untuk Aku”
d. “Segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu lakukan untuk Aku”

Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan tepat dan benar!

41.Hal-hal apa saja yang diceritakan dalam Kis 2:41-47?

42.Apakah yang dimaksud dengan sakramen?

43.Sebutkan sakramen-sakramen dalam Gereja?

44.Apakah aspek-aspek dalam karya penyelamatan Yesus?

45.Sebutkan lima fungsi pelayanan dalam Gereja?

Pilihlah salah satu jawaban; a, b, c atau d yang paling benar dari soal-soal berikut ini!

1.Peran kita yang lebih penting bagi kita sebagai anggota keluarga adalah:
a. membantu pekerjaan orang tua c. mencintai sesama anggota keluarga
b. menjaga kenyamanan di rumah d. membantu pekerjaan orang tua

2.Dalam Kiatab Prjanjian Baru, ada satu keluarga yang menjadi idola hidup berkeluarga bagi umat Katolik, yaitu keluarga:
a. Nazaret c. bahagia
b. Abraham d. Paulus

3.Perintah ke-empat dari seluruh perintah Allah berbunyi:
a. Kuduskanlah hari Tuahan c. Jangan bersaksi dusta terhadap sesamamu
b. Hormatilah bapa-ibumu d. Taatilah orang tuamu di dalam Tuhan

4.Manusia disebut makhluk sosial. Makhluk sosial artinya:
a. makhluk yang mudah bergaul c. manusia membutuhkan orang lain
b. diciptakan untuk berkembang dan maju d. niat membantu orang lain

5.Banyak factor yang dapat merusak kehidupan bersama, antara lain faktor:
a. pola pikir yang berbeda c. percaya pada adat tradisional
b. wawasan yang terbatas d. sikap tidak peduli pada sesama

6.Asas yang paling penting dalam hidup bersama orang lain adalah asas:
a. kasih c. iman
b. suka cita d. pengharapan

7.Dalam hidup bermasyarakat, contoh nyata tindakan positif dalam hidup bersama orang lain, misalnya:
a. menyediakan tempat pertemuan c. ikut kerja bakti
b. membersihkan halaman sendiri d. belajar keras supaya sukses

8.Kita dapat mewujudkan kehadiran Kerajaan Allah di dunia ini dengan cara:
a. rajin berdoa c. saling mengasihi
b. pekerja keras d. meraih kesuksesan

9.Bukti bahwa Yesus mengasihi umat manusia ialah:
a. membuat banyak mukzijat c. mengajarkan perintah baru
b. mengorbankan diri di salib d. membela kaum lemah

10.Makna dan cara memberi kasih yang sejati yaitu:
a. memberi sesuai yang pernah diterima c. bersedekah dalam jumlah besar
b. sopan dan ramah pada orang lain d. terarah demi kebahagiaan orang lain

11.Bagi orang-orang Yahudi pada zaman Yesus, kemalangan atau penderitaan dipandang sebagai:
a. kelalaian manusia karena lengah c. sesuatu yang biasa-biasa saja b. hukuman dari Allah akibat dosa d. hukum alam

12.Selama hidup-Nya Yesus banyak membuat banyak muzijat atas dasar:
a. mencari dukungan c. rasa belas kasihan
b. menunjukkan kekuasaan d. menambah jumlah murid

13.Contoh tindakan tindakan Yesus mengasihi orang lain ialah:
a. membayar pajak kepada kaisar c. membangkitkan Lazarus
b. memberi ikan yang banyak kepada nelayan d. menunjukkan tempat berdoa

14.Faktor yang menghambat orang berani mengakui kesalahan atau memaafkan anatara lain:
a. keinginan untuk mempertahankan wibawa c. tidak peduli pada orang lain
b. takut dikecewakan lagi d. menguntungkan pihak lawan

15.Yesus pernah mengampuni perempuan yang kedapatan berzinah, perempuan itu bernama:
a. Maria Kleopas c. Maria Salome
b. Maria Magdalena d. Maria Yohanita

16.Dalam Gereja Katolik petugas pelayan sakramen tobat ialah:
a. suster c. bruder
b. pastor d. katekis

17.Dalam perumpamaan Yesus menyebut diri-Nya sebagai ……………… untuk menggambarkan sikap rela berkorban:
a. penabur benih c. gembala yang baik
b. pendoa sejati d. penjala manusia

18.Pada zaman modern ini sikap rela berkorban semakin memudar karena:
a. arus kompetitif cenderung memikirkan keselamatan sendiri
b. membuang-buang waktu saja sudah bukan jamannya
c. banyak LSM yang menawarkan bantuan
d. sendiri sudah susah apa peduli dengan orang lain

19.Tokoh rela berkorban yang berjuang tanpa pamrih dalam menyelamatkan jiwa-jiwa di India ialah:
a. Mother Theresa c. Mother Theresiana
b. Mother Thesena d. Mother Loisa

20.Secara nyata sikap Bunda Maria diwujudkan dalam hidupnya yang rela berkorban yakni:
a. menjadi istri Yusuf tunangannya c. rutin periksa kandungan setiap bulan
b. ke Bethlehem mendaftarkan diri d. bersedia menyerahkan diri pada Allah

21.Sikap peduli terhadap sesama dapat tumbuh dalam diri seseorang apabila:
a. rajin membaca buku psikologi c. membiasakan diri bersikap peduli
b. ada kebutuhan mendadak d. orang sangat membutuhkan kita

22.Sikap peduli terhadap sesama yang terpuji di bawah ini misalnya:
a. memberi bantuan kepada orang yang pernah membantu
b. kerja bakti, memberi sedekah, buang sampah pada tempatnya
c. rajin menyerukan slogan-slogan peduli lingkungan
d. menabung untuk hari tua

23.Hambatan dan tantangan seseorang untuk peduli pada sesama adalah:
a. sikap egoisme c. takut ditolak
b. perasaan rendah diri d. tidak ada waktu


24.Merasakan kehadiran Allah dan membiarkan Ia berkata kepada kita dalam kesunyian, hal ini berarti juga:
a. mengalami mukjizat c. doa yang baik
b. doanya dikabukan d. hebatnya suatu doa

25.Diajarkan kepada kita suatu doa yang penuh sikap pengampunan, doa itu dikenal dengan doa:
a. Salam Maria c. doa tobat
b. Kemuliaan d. Bapa Kami

26.Yesus mengajar kita untuk menyebut Allah sebagai:
a. Bapa c. Mahakuasa
b. Yang Maha Baik d. Yahwe

27.Hukum baru yang diajarkan Yesus kepada kita ialah hukum:
a. Taurat c. adat-istiadat
b. Cinta Kasih d. negara

28.Dalam cerita ……….. Yesus mau menunjukkan bahwa belas kasihan hendaknya ditujukan kepada semua orang.
a. persembahan seorang janda miskin c. orang Samaria yang baik hati
b. bertobatnya si pemungut cukai d. upah-upah si pengikut Yesus

29.Cinta sejati mengandaikan adanya:
a. teori-teori yang mendukung cinta c. suasana yang mendukung cinta
b. orang yang sangat dicintai dan mencintai d. keberanian seorang untuk berkorban

30.Sabda bahagia mempunyai nilai eskatologis, eskatologisartinya:
a. hokum-hukum Gereja Katolik c. berkaitan dengan akhir zaman
b. keselamatan yang tergenapi d. Yesus sang juru selamat manusia

31.Penjelasan kunci dalam sabda bahagia, murah hati berarti:
a. memperjuangkan kebenaran c. tidak mengandalkan kekuatan hidup
b. tetap sabar dalam penderitaan d. mau mengampuni seperti Allah

32.Maksud Yesus mengungkapkan sabda bahagia kepad murid-Nya ialah:
a. menyiapkan para murid-Nya untuk tugas perutusan
b. bersikap percaya mutlak kepada Allah
c. mengutmakan kebutuhan rohani dan Kerajaan Allah
d. menciptakan cinta kasih persaudaraan sejati

33.Kita bebas melakukan segala sesuatu yang baik dan berguna. Hal ini disebut:
a. fungsi kebebasan c kebebasan negatif
b. kebebasan positif d. tanggungjawab moral

34.Fungsi kebebasan adalah supaya manusia tampil sebagai:
a. ciptaan Allah yang bermartabat luhur
b. memberitakan pembebasan kepada orang tawanan
c. wadah penyalur pendapat setiap orang
d. bebas dari tekanan-tekanan berat

35.Sebagai murid-murid Yesus kita adalah orang-orang yang telah dibebaskan oleh pengorbanan-Nya di salib, rahmat ini diterima lewat:
a. sakramen perkawinan c. sakramen imamat
b. sakramen krisma d. sakramen baptis

36.Motivasi utama Yesus memperjuangkan kesetaraan martabat manusia ialah:
a. demi Kerajaan Allah c. sudah menjadi kewajiban-Nya
b. Dia seorang pahlawan d. menanamkan rasa simpati

37.Selama hidup dan berkarya, Yesus berjuang keras menegakkan kesetaraan martabat manusia, tetapi Ia ditolak oleh:
a. orang Zelot dan Zebulon c. kaum penguasa yang kaya
b. orang Farisi dan ahli Taurat d. para pejabat pemerintah

38.Contoh tindakan positif dari kesetaraan martabat manusia ialah:
a. bergaul dengan orang sesuai selera kita c. berteman bila seiman /sependapat
b. menilai orang dari penampilannya d. perempuan sebagai partner

39.Orang farisi cenderung menilai orang atas dasar ……………. Yang mengakibatkan tidak kesetaraan martabat.
a. pelaksanaan agama menurut ukuran mereka sendiri
b. pengaruh kekuasaan yang dimiliki orang tersebut
c. kepatuhan pada perintah orang farisi
d. kebaikan hati orang yang bersangkutan

40.Tindakan nyata Yesus dalam memperjuangkan kesetaraan martabat manusia ialah:
a. mempelajari Alkitab Perjanjian Lama
b. memberi makan pada orang banyak
c. menumpang di rumah Zakeus si pendosa
d. rela mati di kayu salib demi orang baik

Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan tepat dan benar!
41.Hal-hal apa saja yang menarik untuk diteladani dari keluarga Nazaret?

42.Menurutmu, upaya apa yang dapat kamu lakukan untuk, mengembang budaya kasih dalam hidup bersama?

43.Sebutkan 3 tindakan Yesus dalam mengasihi orang lain!

44.Faktor apa yang menghambat seseorang untuk dapat mengampuni orang lain?

45.Sebutkan 2 penyebab ketidak pedulian pada sesamanya!

Kamis, 15 Januari 2009

70 X 7 (see Mt 18:22)

Friday, January 16, 2009
Saint of the Day

Hebrews 4:1-5, 11
View Readings Psalm 78:3-4, 6-8 Mark 2:1-12
Similar Reflections

70 X 7 (see Mt 18:22)

"When Jesus saw their faith, He said to the paralyzed man, 'My son, your sins are forgiven.' " —Mark 2:5

When Jesus saw the roof being dismantled, He spoke of the forgiveness of sins. When He saw paralysis, He thought of forgiveness. When He hung on the cross, He said: "Father, forgive them" (Lk 23:34). Jesus clearly has forgiveness on His mind.

If we have the mind of Christ (1 Cor 2:16), we also will be preoccupied with forgiveness. When we watch or read objectionable material, we will pray: "Father, forgive us." When we feel sick, we'll go to Confession before going to the doctor. When the phone rings, the word "forgiveness" will be on the tip of our tongues.

How many times have you said the word "forgiveness" today? Since forgiveness is the solution to our problems, we should be frequently telling the good news that forgiveness is available to all through Jesus' blood shed on Calvary. If we're not speaking of forgiveness, we're not dealing with the heart of our problems but speaking only on a superficial level.

Receive forgiveness; give forgiveness; proclaim forgiveness.

Prayer: Father, "forgive us the wrong we have done" (Mt 6:12).
Promise: "Let us strive to enter into that rest, so that no one may fall, in imitation of the example of Israel's unbelief." —Heb 4:11
Praise: When tempted to be judgmental or unforgiving, Linda reminds herself of her gravest sins that have been forgiven by the All-Holy One.

Rabu, 19 November 2008

BISNIS ITU JUGA MULIA

Bisnis adalah usaha mulia. Disamping menguntungkan, kita bisa membuka lapangan pekerjaan bagi yang membutuhkan. Tapi semua harus dimulai, bukan hanya sekedar ide semata. Pernahkan kita bercita-cita menjadi direktur di perusahaan kita sendiri? Lalu mengapa kita terjebak dalam rutinitas pegawai kantoran, kuliah atau rumah tangga tanpa sedikit terpikirkan akan membuka usaha yang menguntungkan. Padahal kesempatan anda untuk memulai bisnis terbuka lebar setiap hari.Mulailah sekarang! Seringkali istilah perusahaan belum dianggap sebagai pekerjaan. Bahkan, masyarakat kita banyak yang lebih menghargai pegawai kantoran yang nampak bekerja dari pagi dan petang. Tapi pengusaha, apalagi kecil masih dipandang sebelah mata. Padahal lewat bisnislah, orang bisa memperoleh keuntungan berkali lipat dibandingkan pegawai kantoran. Dan itu bisa dimulai dari rumah.
Bisnis rumahan bila dikelola secara professional akan menjadi lebih besar. Banyak bisnis berhasil yang dimulai dari bisnis rumahan seperti pemilik wardah, kosmetik suci dan halal, Nurhayati Subakat misalnya, awalnya harus menjajakan produk shamponya dari satu salon ke salon lain. Kini produknya tersebar di seluruh Indonesia dan ratusan orang bekerja padanya.
Peluang itu ada dimana-mana, cobalah buka mata, telinga dan intuisi anda dengan baik. Anda akan menemukan banyak sekali ide usaha. Bila anda hobi memasak, merancang sepatu, mengumpulkan barang bekas, mengumpulkan komik, bisa jadi ide bisnis anda. Asalkan kita kreatif dan membuat sesuatu yang disukai pasar maka peluang untuk berhasil lebih terbuka. Anda bisa mengikuti jejak Nila Sari yang sukses dalam bisnis membuat kue, atau pendisain sepatu eksklusif seperti Linda Chandra atau bisa juga
ide kreatif anak muda yang dituangkan lewat tulisan seperti pada Kaos Dagadu Yogya
Andapun bisa menciptakan peluang itu, misalnya saja peluang untuk membuat tempat penitipan anak atau bisnis barang bekas lewat internet. Menciptakan peluang ynag sama sekali baru saja dicetuskan oleh Jeff Bezos yang berinovasi menjual buku lewat internet dengan amazon.comnya akhirnya sukses luar biasa dan menjadikannya milyuner di usia muda.
Tak salah juga jika Anda mengekor bisnis yang sudah dibuka orang lain. Misalnya bisnis ayam goreng yang sudah menyebar di kota besar ternyata menimbulkan ide menjual ayam goreng ala Mc Donald yang harganya lebih terjangkau masyarakat atau juga bisnis busana muslimah yang mulai menjamur. Tentu kita harus lihat apa kebutuhan pasar terhadap busana muslimah. Kekosongan yang tidak tersedia, dapat kita isi.
Lalu apa yang kita lakukan jika ide sudah tercetus? Lakukan saja. Maksudnya disini bukan tanpa perhitungan. Hanya saja jka terlalu ketat menghitung‐hitung resiko yang muncul kemudian adalah rasa ragu-ragu. Ide cemerlang kita bisa segera ditangkap orang lain.
Berawal dari mimpi. Bermimpilah besar dan terus bermimpi besar,kata pepatah. Karena semua yang kita nikmati sekarang berasal dari mimpi yang dianggap tidak mungkin. Dulu Sosrodjojo ditertawakan orang karena dinilai bermimpi menjual teh dalam kemasan botol. Atau Tirto Utomo yang ditertawakan karena idenya menjual air minum kemasan. Ide itu kini terwujud sebab siapa yang tak kenal Teh Botol Sosro dan Aqua. Kini merk itu telah jadi trendsetter dari produk teh dan minuman mineral sejenis. Di Amerika ada Bill Gates yang meninggalkan bangku kuliah bisnis di Harvard, sebuah sekolah elit di Amerika dan serius menekuni microsoftnya. Dia bermimpi kelak di seluruh dunia akan ada Komputer Pribadi (PC) di setiap rumah. Impian itu menjadi slogan yang dikenal luas dengan “Computer on every desk and in every home “. Mimpinya jadi kenyataan Jika kita telah berani bermimpi, sebenarnya mimpi itu bisa kita wujudkan dengan kerja keras dan kesungguhan. Jangan takut bermimpi, walaupun anda membuka usaha skala kecil saja di rumah.
Berani adalah modal Jika anda sudah memiliki mimpi dan ide yang baik,kenapa tidak mulai sekarang? Beranikan diri untuk mencoba. Berani adalah modal seorang nterpreuner. Mencoba ide atau gagasan secara langsung adalah tantangan yang enangkan. Banyak ilmu didapat dibanding sekedar membaca teorinya saja.
Andaikan modal adalah alasan terbesar anda maka ketahuilah banyak pengusaha yang sukses yang mulai usaha dari nol. Ada yang berjualan batik titipan orang, keuntungannya dijadikan modal usaha seperti Dyah Suminar, pengusaha wanita asal yogya. Ada pula Purdi Chandra , pemilik bimbingan Belajar Primagama, yang memulai usaha hanya dengan 300 ribu hasil melego sepeda motornya. Lihat pula Abdullah Gyamnastiar yang merintis divisi usaha pesantren Daarut Tauhid dengan menggelar
dagangan yang modalnya berasal dari seorang janda. Jadi modal bukanlah permasalahan paling besar yang dihadapi oleh pebisnis pemula.
Berani Gagal Menurut Tyas Soekarsono, dosen sekaligus pengusaha, keserusan dan kesungguhan dalam bisnis juga menjadi factor yang menentukan keberhasilan bisnis yang Anda tekuni. Hal ini berlaku pula dengan bisnis yang dimulai dari rumah. “Kerja keras perlu tapi jangan sampai tidak efektif dan tidak efisien”, ujarnya ingatkan.Work hard and work smart adalah motto para enterpreuner.
Jangan malas dan merasa puas atas yang didapat. Hal penting lainnya adalah daya inovasi yang tinggi terhadap layanan produk dan jasa.karena itu seorang pebisnis harus pandai mengikuti perkembangan pasar dan melihat perilaku pesaing. Pebisnis
harus menyadari bahwa produk yang ditawarkan banyak, tapi apa yang membuat si calon konsumen itu beralih menggunakan produk dan jasanya. Di sini pebisnis harus cerdik melihat kemungkinankemungkinan yang terjadi. Safir Senduk juga menegaskan sikap tidak boleh cepat mengharapkan hasil bagi para pebisnis pemula. Kesabaran itu diperlukan untuk beradaptasi dengan usaha yang mulai dirintis. Kadang kegagalan itu perlu dirasakan oleh pebisnis karena lewat kegagalanlah pengusaha akan mencoba
menghindari kesalahan yang sama Jika kita sudah berani mencoba maka kita harus berani gagal atau berani sukses. Intinya, seberapa keras kita berusaha itulah harga uang akan kita dapatkan. Tidak ada kamus gagal bagi yang berjiwa enterpreuner. Yang ada adalah seberapa cepat Anda bangkit dari kegagalan itu. Bagaimana, siap berbisnis?

Rabu, 05 November 2008

ARAH GERAK BERSAMA KATEKESE PAROKI SANTO FRANSISKUS ASISI TEBET

VISI (ARAH GERAK BERSAMA):
Katekese yang membangkitkan, menggerakkan dan memampukan Umat Allah membangun iman untuk secara penuh masuk dalam Gereja Katolik, menerima sakramen-sakramen, membangun keadaban publik baru di masyarakat, bangsa dan dunia global dalam terang Injil

MISI (JALAN YANG DITEMPUH):
* Meningkatkan kwalitas dan kwantitas para katekis/SDM baik yang junior maupun senior
* Mengembangkan isi dan materi / bahan-bahan katekese yang kontekstual
* Membangun jaringan kerjasama yang terpadu dan berkesinambungan dengan kelompok-kelompok kategorial dan teritorial, baik dalam institusi Gerejani maupun non Gerejani

KETERANGAN:
(1). Ada tiga jalan yang strategis untuk mencapai visi.
Ketiga jalan itu:

a. Meningkatkan SDM (pelaku katekese) visi akan tercapai jika para aktor katekese ditingkatkan pengetahuan, penghayatan/ pengalaman yang mendalam tentang Allah yang hadir dalam hidup sehari-hari dan keterampilannya untuk menjadi kompeten, berkepribadian yang integral dan tangguh.
Untuk mewujudkan misi ini misalnya dengan:
i. Pelatihan menyusun program kerja dan sosialisasi visi kita
ii. Pengkaderan tenaga muda (partisipan baru)
iii.Membangun semangat keteladanan pelaku katekese

b. Mengkontekstualkan isi dan materi katekese
Mengkontekstualkan isi dan materi artinya menerjemahkan, mendagingkan dan menyajikan isi doktriner / teoritik/ teologis sesuai dengan realitas peserta. Baik realitas menggereja maupun realitas bermasyarakat, berbangsa dan dunia global.
Katekese bukan lagi hanya sekedar mentransfer pengetahuan dan hafalan ajaran tetapi membentuk habitus yang tanggap terhadap keselamatan bersama . Kontekstualisasi hanya terjadi kalau membuka mata pada data dan realitas konkret lalu menyajikan secara menarik, merangsang hasrat belajar, dan bermuara pada gerakan yang sinergis.
Misalnya dengan :
i. Menyusun dan menyediakan materi
ii. Mengkontektualisasikan 10 perintah Allah
iii.Membuat buku doa

c. Membangun jaringan kerjasama yang terpadu dan berkesinambungan dalam dan antar kelompok-kelompok kategorial dan teritorial, baik dalam institusi Gerejani maupun non Gerejani di berbagai tingkat cakupan wilayah:
i. Yang dimaksud kelompok kategorial: kategori sakramental (calon Baptis, mistagogi, calon komuni pertama, persiapan perkawinan, dst), kategori usia (Biak, Rekat, Mudika, Mahasiswa , kategori profesi, komunitas-komunitas devosional, sekolah, kelompok basis, kelompok pembelajar). Yang dimaksud dengan kelompok teritorial: stasi, paroki, regio, keuskupan, nasional/KWI. Yang juga termasuk dalam institusi Gerejani : organisasi Katolik (PMKRI), WKRI, komisi-komisi
ii. Membangun jaringan adalah metode / cara kerja yang efektif untuk mencapai visi. Misalnya : 1. mengadakan lokakarya dalam kerjasama dengan Bimas Katolik
2. Bekerja sama antara tim katekese dan komisi Biak untuk menyusun kurikulum satu tahun pelajaran sekolah minggu

(2). Yang dapat digunakan sebagai isi atau materi katekese meliputi :
Pewartaan Injil, ajaran Gereja, panca tugas Gereja, Kitab Suci, doa, ibadat, sejarah Gereja, Moral, 10 perintah Allah, 5 perintah Gereja, Arah Gerak Bersama katekese keuskupan Jakarta, liturgi, inkulturasi (nilai-nilai budaya), pengalaman hidup/kesaksian, sakramen-sakramen, nilai-nilai kristiani-Kerajaan Allah, suara hati, realita sosio-politik di sekitar kita, nilai-nilai kebaikan universal.